Inggris Yakin Konflik Indo-Pasifik Bisa Lebih Buruk dari pada di Ukraina

Selasa, 14 Maret 2023 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

London, Mercinews.com – Inggris percaya kemungkinan konflik di kawasan Indo-Pasifik dapat menimbulkan konsekuensi yang lebih serius, termasuk bagi ekonomi global dan rantai pasokan, daripada situasi di Ukraina.

Penilaian itu diungkap dalam dokumen strategi pertahanan negara yang diperbarui, Integrated Review Refresh 2023.

Namun, London juga percaya keamanan kolektif Barat terkait erat dengan hasil konflik di Ukraina.

Ketegangan di Indo-Pasifik meningkat dan konflik di sana dapat menimbulkan konsekuensi global yang lebih besar daripada konflik di Ukraina,” papar dokumen tersebut.

Strategi pertahanan yang diperbarui juga menunjukkan ada kemungkinan yang meningkat bahwa situasi keamanan secara global hanya akan memburuk di tahun-tahun mendatang.

Baca Juga:  Gudang logistik Militer Ukraina di Kota Kharkov Terkena Bom

Ada prospek yang berkembang bahwa lingkungan keamanan internasional akan semakin memburuk di tahun-tahun mendatang, dengan ancaman negara meningkat dan beragam di Eropa dan sekitarnya,” ungkap dokumen itu.

Baca Juga:  Serangan Rudal Rusia Rusak Sejumlah Fasilitas Energi Ukraina

Dokumen itu menjelaskan, “Risiko eskalasi lebih besar dari kapan pun dalam beberapa dekade, dan peningkatan jumlah senjata canggih sistem telah dikembangkan dan sedang diuji atau diadopsi.”

Selain itu, London bermaksud memberikan perhatian prioritas pada kawasan Indo-Pasifik, menjadikannya pilar permanen kebijakan internasionalnya.

(m/c)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB