India tidak akan hadiri konferensi tingkat tinggi di Swiss terkait Ukraina

Senin, 3 Juni 2024 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera India

Bendera India

New Delhi, Mercinews.com – India tidak berencana mengirim pejabat tingkat tinggi ke konferensi mengenai Ukraina yang direncanakan di Swiss pada 15-16 Juni.

Hal ini dilaporkan oleh surat kabar The Hindustan Times, mengutip sumber pada Senin (3/6/2024).

Menurut publikasi tersebut, baik Perdana Menteri maupun Menteri Luar Negeri tidak akan menghadiri konferensi di Swiss.

India diperkirakan akan terwakili pada tingkat yang sama seperti empat pertemuan sebelumnya yang diadakan di Kopenhagen, Jeddah, Malta dan Davos.

Pada sebagian besar acara ini, negara diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri atau Wakil Penasihat Keamanan Nasional.

Meskipun Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Arab Saudi di Jeddah pada Agustus 2023, kemungkinan besar dia tidak akan melakukan perjalanan ke Swiss kali ini, kata sumber.

Baca Juga:  TMMD Kejar Target, Penambahan Pasir Perkuat Badan Jalan di Jantho Aceh Besar

Sebelumnya, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan India akan mengambil bagian dalam konferensi mengenai Ukraina. India akan “mewakili suara negara-negara Selatan” pada pertemuan tersebut, katanya.

Departemen Luar Negeri (Kementerian) Federal Swiss sebelumnya melaporkan bahwa Bern mengundang lebih dari 160 delegasi, termasuk dari negara-negara Kelompok Tujuh, Kelompok Dua Puluh dan BRICS, ke konferensi mengenai Ukraina.

Baca Juga:  Polandia: Jika Ukraina Kalah dari Rusia, China Mungkin Serang Taiwan!

Menurut pihak berwenang Swiss, Federasi Rusia tidak termasuk di antara mereka yang diundang ke pertemuan ini.

Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak akan meminta untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut jika mereka tidak ingin melihat negaranya di sana.”

(m/c)

Sumber Berita : The Hindustan Times

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB