New Delhi, Mercinews.com – India tidak berencana mengirim pejabat tingkat tinggi ke konferensi mengenai Ukraina yang direncanakan di Swiss pada 15-16 Juni.
Hal ini dilaporkan oleh surat kabar The Hindustan Times, mengutip sumber pada Senin (3/6/2024).
Menurut publikasi tersebut, baik Perdana Menteri maupun Menteri Luar Negeri tidak akan menghadiri konferensi di Swiss.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
India diperkirakan akan terwakili pada tingkat yang sama seperti empat pertemuan sebelumnya yang diadakan di Kopenhagen, Jeddah, Malta dan Davos.
Pada sebagian besar acara ini, negara diwakili oleh Wakil Menteri Luar Negeri atau Wakil Penasihat Keamanan Nasional.
Meskipun Penasihat Keamanan Nasional Ajit Doval menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh Arab Saudi di Jeddah pada Agustus 2023, kemungkinan besar dia tidak akan melakukan perjalanan ke Swiss kali ini, kata sumber.
Sebelumnya, Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan India akan mengambil bagian dalam konferensi mengenai Ukraina. India akan “mewakili suara negara-negara Selatan” pada pertemuan tersebut, katanya.
Departemen Luar Negeri (Kementerian) Federal Swiss sebelumnya melaporkan bahwa Bern mengundang lebih dari 160 delegasi, termasuk dari negara-negara Kelompok Tujuh, Kelompok Dua Puluh dan BRICS, ke konferensi mengenai Ukraina.
Menurut pihak berwenang Swiss, Federasi Rusia tidak termasuk di antara mereka yang diundang ke pertemuan ini.
Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak akan meminta untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut jika mereka tidak ingin melihat negaranya di sana.”
(m/c)
Sumber Berita : The Hindustan Times






