Hizbullah Serang Markas Militer Israel Pakai Roket Katyusha, di wilayah barat Tiberias

Minggu, 7 Juli 2024 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hizbullah Serang Markas Militer Israel Pakai Roket Katyusha, di wilayah barat Tiberias

Hizbullah Serang Markas Militer Israel Pakai Roket Katyusha, di wilayah barat Tiberias

Mercinews.com – Hizbullah mengklaim berhasil menyerang pangkalan militer Nimra Israel menggunakan puluhan roket Katyusha.
Menurut laporan Al Jazeera pada Minggu (7/7), serangan itu diumumkan oleh Hizbullah lewat Telegram. Kelompok milisi itu mengungkapkan bahwa serangan ke markas militer yang berlokasi di wilayah barat Tiberias itu merupakan balasan atas serangan drone terbaru Israel baru-baru ini.

Drone itu kemudian menyerang sebuah mobil di Baalbek, Lebanon, hingga menewaskan Meitham Mustafa al-Attar. Israel sebelumnya mengklaim Meitham Mustafa al-Attar adalah tokoh senior di unit pertahanan Hizbullah.

Baca Juga:  Babinsa Dampingi Bidan Desa dalam Posyandu di Puskesmas Desa Atong Aceh Besar

Meski begitu, militer Israel hingga sekarang belum mengkonfirmasi serangan Hizbullah di Nimra itu. Pihak Hizbullah juga belum menjelaskan lebih lanjut dampak dari serangan tersebut kepada Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan terbaru itu menjadi kelanjutan konflik antara Israel dan Hizbullah yang semakin panas. Keduanya tercatat saling serang dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi itu kemudian menyebabkan perbatasan Israel dan Lebanon ikut memanas. Ketegangan semakin menjadi-jadi setelah komandan senior Hizbullah, Taleb Abdallah, tewas.

Israel kemudian menyatakan telah menyetujui rencana perang dengan Hizbullah. Merespons pernyataan itu, Hizbullah mengaku tak gentar serta balik menantang Israel.

Baca Juga:  Militer Hamas siap lindungi warga Palestina dalam operasi Israel di Rafah

Konflik Israel dan Hizbullah sendiri terjadi bersamaan dengan pecahnya agresi Zionis di Gaza. Hizbullah mengklaim serangan terhadap Israel adalah bentuk solidaritas dengan kelompok Hamas.

Menyusul ketegangan ini, sejumlah negara pun khawatir dan mulai mengimbau warganya untuk meninggalkan Lebanon.

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati juga telah menyatakan negaranya saat ini sedang darurat perang karena konflik Israel vs kelompok milisi Hizbullah di Lebanon selatan.

Baca Juga:  Serangan Rudal Rusia di Odessa Ukraina 5 Orang Tewas dan 23 Terluka

Dalam pernyataannya ketika berkunjung ke Lebanon selatan pada Sabtu (29/6), Mikati mengatakan saat ini negaranya telah mengalami “kehancuran” imbas ketegangan antara Israel dan Hizbullah. Bukan cuma itu, banyak pula warga Lebanon yang tewas akibat ketegangan itu.

“Mereka berbicara perang dengan kita. Kita bisa melihatnya. Kita mengalami kehancuran dan orang-orang meninggal dunia. Kami harap perang tak akan meluas. Dan kami menantikan stabilitas jangka panjang di wilayah Selatan yang kami cintai,” kata Mikati, seperti dikutip National News Agency.

(m/ci)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB