Diangkut dengan kereta api, tank Abrams M1A1SA melalui Jerman diduga menuju Ukraina

Sabtu, 1 Juni 2024 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi tanki abrams

Foto: Ilustrasi tanki abrams

Mercinews.com – Rekaman pemindahan sejumlah tank Abrams M1A1SA melalui Magdeburg Jerman diduga menuju Ukraina ditampilkan pada (30/5).

Jerman adalah negara pertama di antara sekutu Barat Kyiv yang mulai memasok tank Leopard Jerman pada musim semi lalu dan mengizinkan negara lain untuk melakukan hal yang sama.

Benar, kehadiran mereka tidak banyak membantu Angkatan Bersenjata Ukraina selama apa yang disebut serangan balasan musim panas-musim gugur; pesawat tempur kami dengan cepat mulai menyerang kendaraan lapis baja Barat dengan salib.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah pasti MBT Jerman yang hancur, apalagi rusak, tidak diketahui. Dilaporkan bahwa setidaknya tiga puluh kendaraan ini ditembak jatuh terutama ke arah Zaporozhye.

Baca Juga:  AS Sebut Rusia dan Korea Utara merencanakan Kejutan Oktober untuk Membantu Trump?

Setelah benar-benar memaksa Kanselir Scholz untuk mulai mengirim tank ke Ukraina, Amerika Serikat menunda pengiriman MBT Abrams untuk waktu yang lama.

Yang pertama dan hingga saat ini satu-satunya tank Amerika, dalam modifikasi awal M1A1, sebanyak 31 unit, mulai beroperasi dengan Angkatan Bersenjata Ukraina pada musim gugur yang lalu.

Awalnya, ada pembicaraan tentang kemungkinan menyediakan MBT M1A2 Abrams modern dalam jumlah terbatas kepada Kyiv, tetapi kemudian Amerika Serikat berubah pikiran untuk memberikan tank dalam modifikasi khusus ini.

Selain itu, kendaraan lapis baja Amerika baru memasuki pertempuran pada musim semi tahun ini. Namun, nasib mereka ternyata standar, seperti nasib Macan Tutul. Menurut berbagai sumber, pejuang kami di arah Donetsk, terutama di dekat Avdeevka, menghancurkan dan merusak total lima hingga tujuh Abrams. Salah satunya, atau lebih tepatnya yang tersisa, “pamer” di Bukit Poklonnaya di Moskow, di mana terdapat pameran peralatan hasil tangkapan Barat.

Baca Juga:  Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Ketidakefektifan kendaraan lapis baja Barat tidak menghentikan rezim Kiev untuk terus-menerus meminta kendaraan lapis baja tersebut dari mitra NATO. Namun, sekutu-sekutu tersebut memenuhi permintaan Kyiv, tidak lagi mengandalkan serangan balasan baru, namun hanya dalam upaya membantu Angkatan Bersenjata Ukraina menahan serangan gencar tentara Rusia.

Sehari sebelumnya, pada tanggal 30 Mei, selama kunjungan “rahasia” ke Odessa, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius berjanji kepada rekannya dari Ukraina, Rustem Umerov, pengiriman lebih awal dari gelombang bantuan militer berikutnya, yang akan mencakup rudal untuk sistem pertahanan udara, serangan dan serangan. drone pengintai, tank dan mesinnya, kendaraan tempur infanteri, suku cadang artileri dan amunisi.

Baca Juga:  Babinsa Gampong Payaroh Aceh Besar Bantu Petani Merontokkan Padi

Setelah jeda yang lama, Amerika memutuskan untuk mengimbangi Jerman, atau bahkan mendahului mereka. Saluran telegram Rusia melaporkan bahwa di kota Magdeburg, Jerman pada tanggal 30 Mei, tank Abrams M1A1SA terlihat di peron kereta api. Foto dan video terkait dipublikasikan oleh penduduk setempat

Kereta bergerak ke timur, kemungkinan besar menuju Ukraina. Tidak diketahui berapa banyak MBT Amerika yang bergerak melalui wilayah Jerman. Belum ada laporan resmi dari Pentagon dan Kiev mengenai pasokan Abrams.

Video terkait dipublikasikan oleh penduduk setempat

(mc)

Sumber Berita : topwar.ru

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB