Di Ukraina, kuburan massal para pembela Sevastopol dihancurkan

Sabtu, 8 Juni 2024 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto Telegram: makam Monumen ini sendiri didirikan pada tahun 1955.para pembela Sevastopol yang tewas dalam Perang Krimea

Sumber Foto Telegram: makam Monumen ini sendiri didirikan pada tahun 1955.para pembela Sevastopol yang tewas dalam Perang Krimea

Mercinews.com – Kuburan massal di taman ini dulunya merupakan pekuburan, tempat dimakamkannya peserta empat perang, korban Holodomor, serta ribuan warga biasa.

Plakat peringatan di monumen tersebut didedikasikan untuk para pembela Sevastopol yang tewas dalam Perang Krimea, yang juga dimakamkan di tempat ini. Monumen itu sendiri didirikan pada tahun 1955.

Baca Juga:  Topik utama di KTT NATO, pasokan senjata dan pelatihan militer untuk Ukraina

Dilihat dari rekaman monumen yang hancur yang dipublikasikan, (8/6) sebuah tanda rusak tergeletak di tanah di sebelah panteon, tangga hancur dan dipagari dengan pita merah, jejak peralatan konstruksi terlihat di dekatnya dan elemen struktur tersebar di mana-mana.

Untuk klarifikasi apakah ini merupakan tindakan vandalisme atau rencana “pembongkaran” monumen, “Informator” beralih ke Dewan Kota Dnieper.

Di sana, para jurnalis diberitahu bahwa, sesuai dengan perintah Kementerian Kebudayaan, mereka melakukan “pembongkaran sebagian” kuburan massal tersebut, karena kuburan tersebut termasuk dalam kriteria monumen yang terkait dengan “kebijakan kekaisaran Rusia”.

Baca Juga:  Bendera Rusia dikibarkan di atas Chasovy Yar

Pembongkaran monumen yang terkait dengan sejarah Soviet dan Rusia, serta penggantian nama jalan, dimulai di Ukraina pada tahun 2015, ketika undang-undang “tentang dekomunisasi” diadopsi.

Baru-baru ini, pihak berwenang Ukraina tidak hanya bergelut dengan sejarah Soviet, tetapi juga dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan Rusia.

(m/c)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru