Bank Indonesia sebut pembiayaan perbankan di Aceh tumbuh 12,71 persen

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh Rony Widijarto. ANTARA/Khalis Surry

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Aceh Rony Widijarto. ANTARA/Khalis Surry

Banda Aceh, Mercinews.com – Bank Indonesia (BI) mencatat pembiayaan atau kredit perbankan di Provinsi Aceh pada Mei 2024 sebesar Rp40,09 triliun atau tumbuh sebesar 12,71 persen secara year-on-year/yoy, bahkan lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yaitu sebesar 10,28 persen secara yoy.

“Memang pertumbuhan kredit perbankan di Aceh terus menunjukkan peningkatan,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Aceh Rony Widijarto, di Banda Aceh, Sabtu (13/7/2024).

Ia menjelaskan berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit pada Mei 2024 ditopang oleh kredit modal kerja sebesar Rp6,9 triliun atau tumbuh 8,81 persen secara yoy.

Kemudian kredit investasi sebesar Rp6 triliun atau mengalami pertumbuhan 39,50 persen secara yoy, dan kredit konsumsi sebesar Rp27,02 triliun atau tumbuh 9,02 persen secara yoy.

Menurut Rony, pertumbuhan kredit ini juga ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) di Aceh yang tergolong tinggi, yaitu tumbuh sebesar 11,01 persen secara yoy, atau dengan nilai sebesar Rp43,27 triliun pada Mei 2024.

“Tentunya ini menjadi sangat baik. Karena ini adalah bagian dari intermediasi perbankan, dengan meningkatnya dana pihak ketiga, memberikan kesempatan perbankan untuk melakukan, mengelola dalam menjaga pembiayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Polandia melarang impor 18 produk pertanian dari Ukraina

Selanjutnya, Rony mengatakan, perkembangan ekonomi Aceh membaik juga ditopang oleh pembiayaan sektor produktif yang mulai meningkat. Pada Mei 2024, nilai kredit sektor pertanian sebesar Rp2,8 triliun atau tumbuh 56,27 persen yoy.

Kemudian, nilai kredit sektor industri pengolahan sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 19,36 persen yoy dan nilai kredit sektor perdagangan sebesar Rp5,5 triliun atau tumbuh 8,13 persen secara yoy.

“Pembiayaan sektor produktif juga mulai menunjukkan peningkatan, seperti pertanian, industri pengolahan, perdagangan dan lainnya,” ujarnya pula.

Pada sisi lain, ia menambahkan, prospek ekonomi Aceh diperkirakan membaik sepanjang 2024. Pada triwulan I-2024, pertumbuhan dari sisi sektoral didorong oleh meningkatnya kinerja lapangan usaha administrasi pemerintah, transportasi dan pergudangan, konstruksi, dan pertambangan.

Baca Juga:  AMKI dan PT NBE Dorong Kerja Sama Strategis dengan Timor Leste

Sementara dari sisi penggunaan, pertumbuhan didorong oleh konsumsi pemerintah terkait penyelenggaraan pemilihan umum pada triwulan I-2024. Oleh karena itu, pertumbuhan ekonomi selama 2024 diprakirakan tetap kuat berada di kisaran 4,04 hingga 4,84 persen.

“Peningkatan ini sejalan dengan penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional dan pembangunan infrastruktur PON 2024, serta perbaikan harga komoditas tambang di tahun 2024,” ujarnya lagi.

(mc)

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru