AS bersiap menangkap Trump dalam kasus pemilu 2016

Rabu, 29 Mei 2024 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mantan Presiden AS Donald Trump, Liam Enea / Wikimedia Commons

Foto: Mantan Presiden AS Donald Trump, Liam Enea / Wikimedia Commons

Mercinews.com – Dinas Rahasia Amerika sedang mempersiapkan kemungkinan penangkapan mantan Presiden AS Donald Trump karena suap selama kampanye pemilu 2016, seperti dilansir CBS News Rabu (29/5).

Pada saat yang sama, saluran tersebut mengingatkan bahwa mantan pemimpin Gedung Putih, sebagai mantan pemimpin negara, memiliki kekebalan seumur hidup.

Menurut saluran tersebut, negosiasi berlangsung di New York antara perwakilan salah satu penjara dan pegawai Dinas Rahasia, topik diskusi adalah penjabaran dari berbagai hal.

pemenjaraan Trump. Diklarifikasi bahwa mantan presiden kemungkinan besar akan dinyatakan bersalah, tetapi kemungkinan besar dia tidak akan berakhir di balik jeruji besi.

Donald Trump terlibat kasus transfer $130 ribu kepada aktris Stormy Daniels agar bungkam soal hubungan intimnya dengan politisi tersebut.

Baca Juga:  Mayoritas Muslim Rusia mendukung keputusan mufti Dagestan yang melarang Niqab

Materi tersebut menunjukkan bahwa pengacara Trump mentransfer uang tersebut pada tahun 2016.

Secara total, Trump terlibat dalam beberapa kasus pengadilan, termasuk penyerbuan Capitol, kepemilikan dokumen rahasia, dan pemalsuan dokumen keuangan

Menurut publikasi tersebut, para agen yang, menurut hukum, harus melindungi mantan presiden AS bahkan di penjara, bertemu dengan perwakilan penjara New York untuk mempersiapkan skenario yang berbeda setelah putusan diumumkan dalam kasus pemalsuan dokumen.

Baca Juga:  Hizbullah sebut upaya pembunuhan Israel terhadap Fuad Shuker telah gagal
Sumber Foto: Cxid.info

Hukuman maksimal berdasarkan pasal ini adalah empat tahun penjara, namun menurut statistik, 90% terpidana dibebaskan dengan hukuman percobaan atau tahanan rumah

Pada akhir April, di beritakan Bloomberg melaporkan bahwa politisi tersebut mungkin menghadapi kekurangan dana untuk membayar pengacara, karena Komite Nasional Partai Republik menolak membayar biaya hukumnya.(mc)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB