AS akan jatuhkan sanksi terhadap perusahaan Tiongkok yang memasok chip ke Rusia

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Putih

Gedung Putih

Washington, Mercinews.com – Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mengumumkan perluasan sanksi, beberapa perusahaan dari Tiongkok yang diduga terlibat dalam pasokan chip ke Federasi Rusia akan dikenakan pembatasan, seperti dilansir Bloomberg Rabu (12/6/2024).

Gedung Putih akan mengambil langkah ini sebagai bagian dari strateginya untuk membatasi akses Rusia terhadap teknologi yang dapat digunakan untuk tujuan militer.

Sebelumnya, Washington berfokus pada upaya memerangi pengelakan pembatasan terhadap barang dan teknologi asal AS, namun kini Washington juga tertarik pada produk yang diproduksi menggunakan teknologi Amerika. Rusia, seperti dikutip Bloomberg, masih membeli chip dari negara ketiga, yang digunakan, misalnya, untuk rudal.

Salah satu perubahan terbesar adalah bagaimana AS akan menegakkan persyaratan izin ekspor bagi produsen atau penjual pihak ketiga untuk menjual chip dan barang lainnya ke entitas pertahanan Rusia, kata sumber badan tersebut.

Baca Juga:  Gunung Marapi Sumatera Barat kembali erupsi setinggi 2 kilometer

Amerika Serikat akan mengidentifikasi penjual pihak ketiga dan memperingatkan mereka bahwa mereka dilarang mengirim chip yang diproduksi dengan merek Amerika ke Rusia.

Seperti disebutkan, Washington akan mempublikasikan alamat delapan perusahaan di Hong Kong yang akan dikenakan pembatasan.

John Kirby, koordinator komunikasi strategis di Dewan Keamanan Nasional, mengumumkan pada 11 Juni bahwa pihak berwenang AS akan segera mengumumkan sanksi baru dan tindakan pengendalian ekspor terhadap Rusia.

Pada tanggal 1 Mei, Amerika Serikat juga menjatuhkan sanksi terhadap Federasi Rusia yang mencakup 29 individu dan 250 badan hukum.

Baca Juga:  Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporozhye Terbakar Setelah Penembakan

Pembatasan tersebut berdampak pada grup Astra, pabrik mobil Ural, pabrik mobil Bryansk, pabrik mesin kapal Remdizel, biro desain Oko, pabrik mesin mobil Yaroslavl Avtodizel, pabrik elektronik Proton, dan perlindungan Pasukan Radiasi, Kimia dan Biologi.

Angkatan Bersenjata Federasi Rusia, dll. Sanksi juga mencakup individu dan badan hukum dari Tiongkok, Azerbaijan, Turki, dan Kyrgyzstan.

(m/ci)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru