Arab Saudi Luncurkan Maskapai Baru Namanya Riyadh Air, Bakal Layani 100 Tujuan

Selasa, 14 Maret 2023 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, secara resmi mengumumkan pembentukan maskapai penerbangan nasional baru, Riyadh Air pada Minggu (12/3/2023).

Dilansir dari Reuters, Senin (13/3/2023), maskapai ini akan dikepalai Tony Douglas yang telah malang melintang di dunia penerbangan. Dia dipilih sebagai Kepala Eksekutif Riyadh Air.

Adapun, Pesawat Riyadh Air menargetkan akan melayani lebih dari 100 tujuan di seluruh dunia pada 2030. Lokasi kerajaan yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa diharapkan bisa jadi gerbang dunia serta tujuan sektor transportasi, perdagangan, hingga pariwisata.

Maskapai baru ini juga ditargetkan menyumbang US$20 miliar atau setara Rp307 triliun untuk pertumbuhan PDB non-minyak Arab Saudi dan menciptakan lebih dari 200.000 pekerjaan baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga:  Israel Terus Serang Lebanon, Jumlah Korban Tewas di Beirut 2.000 Lebih

Di sisi lain, kemunculan Riyadh Air berpotensi menimbulkan pertempuran sengit memperebutkan calon penumpang. Pasalnya, maskapai tersebut akan berhadapan langsung dengan raksasa regional lain, seperti Emirates, Qatar Airways dan Turkish Airlines.

Apalagi, Arab Saudi sedang dalam negosiasi lanjutan untuk memesan hampir 40 jet A350 dari Airbus sejak Oktober 2022.

Baca Juga:  Sah! Arab Saudi Tetapkan Idul Adha pada 16 Juni 2024, Hilal Sudah Terlihat

Sebagai informasi, Riyadh Air sepenuhnya dimiliki oleh dana kekayaan Arab Saudi, yakni Dana Investasi Publik (PIF). PIF terkenal memiliki aset lebih dari US$600 miliar dan jadi pendorong utama upaya kerajaan untuk mendiversifikasi ekonomi agar tidak hanya berfokus pada minyak.

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru