Aksi ‘Global March to Gaza’ Terhenti di Mesir, Ketua KPIPA: Perjuangan Tak Pernah Berakhir

Sabtu, 21 Juni 2025 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi Indonesia pada

Delegasi Indonesia pada "Global March to Gaza" saat berada di Kairo Mesir baru-baru ini (Foto: Dok. KPIPA)

“Global March to Gaza bukan sekadar acara delapan hari. Ini adalah gerakan hidup yang menjadi bagian dari perjuangan panjang membela hidup, kebebasan, dan martabat rakyat Palestina.”

Jakarta, Mercinews – Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsha (KPIPA), Nurjanah Hulwani, bersama ribuan aktivis kemanusiaan dari 80 negara yang tergabung dalam ‘Global March to Gaza’, terpaksa menghentikan aksinya setelah otoritas Mesir menolak memberikan izin menuju perbatasan Rafah.

Aksi Global March to Gaza Dihentikan Mesir, Ketua KPIPA: Perjuangan Tak Berakhir
Delegasi Indonesia pada “Global March to Gaza” saat berada di Kairo Mesir baru-baru ini (Foto: Dok. KPIPA)

Rencana menuju perbatasan Rafah untuk menyalurkan dukungan kemanusiaan dan menuntut dihentikannya blokade Gaza gagal terlaksana, namun Ketua KPIPA menegaskan bahwa perjuangan membela Palestina belum usai.

Dalam keterangan resmi KPIPA yang diterima Sabtu (21/6/2025), disebutkan bahwa lebih dari 4.000 peserta aksi kemanusiaan itu dipulangkan ke negara masing-masing setelah gagal melanjutkan perjalanan dari Kairo ke Al-Arish, yang sedianya dilanjutkan dengan long march menuju gerbang Rafah.

Aksi ini membawa misi mendesak dibukanya blokade bantuan untuk Gaza serta menghentikan agresi dan genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina. Namun, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dihentikan sejak 12 hingga 15 Juni 2025 oleh otoritas Mesir.

Nurjanah Hulwani bersama aktivis Indonesia lainnya, Salman Al-Farisi (MINDA), Maryam Rachmayani (Adara dan ARI BP), dan Indah Kurniati (Adara), terpaksa bertahan di hotel Kairo tanpa kejelasan izin keluar hingga akhirnya dipulangkan.

Baca Juga:  Prabowo Lepas KRI Radjiman Kirim Bantuan untuk Warga Gaza Palestina

“Pada hari kedua di Mesir, 13 Juni, kami berencana bergerak ke Ismailiyah. Namun peserta aksi lainnya sudah lebih dulu dicegat aparat Mesir di Distrik 10 Ramadhan. Sebagian ditahan, dan sebagian lainnya dipaksa naik bus untuk dipulangkan. Paspor mereka juga disita,” ungkap Nurjanah.

Perjalanan menuju Ismailiyah yang direncanakan pada Sabtu subuh (14/6) akhirnya dibatalkan atas arahan panitia, demi menjaga keselamatan peserta.

Meski aksi fisik gagal dilakukan, panitia Global March to Gaza menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir. Mereka menyerukan agar semangat solidaritas terhadap Palestina tetap digelorakan di negara masing-masing.

Baca Juga:  Israel Minta Warga Gaza Bagian Selatan Segera Mengungsi dari Rafah

“Ini bukan akhir dari perjuangan. Insya Allah akan datang saatnya kita bersama-sama membuka blokade dan menghentikan genosida di Gaza secara permanen atas izin Allah,” ujar Nurjanah memberi semangat.

Panitia juga menyampaikan bahwa jutaan orang di seluruh dunia mendukung perjuangan ini melalui aksi solidaritas yang tersebar di lebih dari 50 kota dan komunitas global.

Global March to Gaza bukan sekadar acara delapan hari. Ini adalah gerakan hidup yang menjadi bagian dari perjuangan panjang membela hidup, kebebasan, dan martabat rakyat Palestina,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB