Jakarta, Mercinews.com – Komitmen PTPN IV PalmCo dalam menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui berbagai program penghijauan di wilayah operasional perusahaan. Selama periode 2024 hingga pertengahan 2026, perusahaan tercatat telah menanam 76.555 pohon di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian ekosistem, menjaga sumber daya air, dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (24/6/2026), PTPN IV PalmCo, menyatakan bahwa program penanaman pohon tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh area kerja perusahaan yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Jumlah pohon yang ditanam terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun seiring penguatan komitmen perusahaan terhadap aspek lingkungan.
Pada 2024, PTPN IV PalmCo menanam 8.750 pohon. Setahun kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi 17.500 pohon. Hingga pertengahan 2026, realisasi penanaman melonjak menjadi 50.305 pohon. Dengan capaian itu, total pohon yang telah ditanam perusahaan dalam tiga tahun terakhir mencapai 76.555 batang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan, peningkatan jumlah penanaman pohon merupakan bagian dari langkah konkret perusahaan dalam membangun keseimbangan antara kegiatan usaha dan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, kondisi iklim yang semakin tidak menentu menjadi pengingat pentingnya memperkuat berbagai upaya mitigasi melalui aksi nyata di lapangan.
“Jumlah pohon yang terus kami tambah setiap tahunnya hingga mencapai lebih dari 76 ribu pohon merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan. Namun, yang tidak kalah penting adalah memastikan pohon-pohon tersebut dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang. Karena itu, kami selalu melibatkan masyarakat sekitar dalam proses perawatan dan pemeliharaannya,” terangnya.
Ia menjelaskan, penanaman pohon memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar menambah ruang hijau. Keberadaan pohon berperan penting dalam menjaga kualitas tanah, mengurangi erosi, serta melindungi sumber-sumber air yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Menurut Jatmiko, akar pohon membantu menahan lapisan tanah sehingga tidak mudah terbawa aliran air ke sungai. Dengan demikian, sedimentasi dapat ditekan, kualitas air tetap terjaga, dan risiko banjir dapat diminimalkan.
“Pohon dan air bersih merupakan dua hal yang saling berkaitan. Semakin baik tutupan vegetasi, semakin besar pula manfaat yang dirasakan lingkungan dan masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan air yang bersih dan sehat,” katanya.
Libatkan IKBI dan Masyarakat
Komitmen penghijauan tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan di tingkat unit kerja. Pada Senin (22/6/2026), PTPN IV PalmCo bersama Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) dan masyarakat sekitar menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon di tujuh lokasi yang berada di wilayah Distrik Djaba, meliputi Jawa Barat dan Banten.
Kegiatan dipusatkan secara simbolis di Kebun Sukamaju, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, anggota IKBI menanam 100 bibit pohon, sedangkan 900 bibit lainnya ditanam secara serentak oleh karyawan perusahaan bersama masyarakat di enam unit kebun lainnya.
Jenis pohon yang ditanam terdiri atas tanaman berkayu keras seperti gaharu, mahoni, jabon, sengon, dan jati, serta berbagai tanaman buah antara lain durian, sawo, mangga, alpukat, rambutan dan nangka.
Ketua IKBI PTPN IV PalmCo, Ida Erlina, mengatakan pemilihan jenis tanaman dilakukan agar manfaat yang dihasilkan tidak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurutnya, tanaman berkayu keras ditanam di kawasan bantaran sungai dan lahan yang rawan erosi karena memiliki sistem perakaran yang kuat. Sementara tanaman buah dipilih agar hasilnya kelak dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar.
“Pohon-pohon berkayu keras berfungsi menjaga kestabilan tanah dan membantu melindungi sumber air. Sedangkan tanaman buah diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi maupun sosial bagi masyarakat ketika sudah berproduksi,” ujar Ida.
Ia menambahkan, keterlibatan IKBI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan keluarga besar karyawan terhadap program keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.
“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kesadaran itu perlu ditanamkan sejak dalam keluarga agar generasi mendatang memiliki kepedulian yang sama terhadap kelestarian alam dan sumber daya air,” kata Ida.(red)






