Jakarta, Mercinews.com – Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2026 resmi dimulai. Sebanyak 362 peserta mengikuti tahapan awal seleksi yang dibuka langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin di Ruang Sri Gunting, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).
Jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Dari total peserta yang lolos seleksi administrasi, sebanyak 111 orang mengikuti kategori Abang dan 251 orang mengikuti kategori None.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Munjirin menegaskan bahwa Pemilihan Abang None bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pengembangan diri bagi generasi muda untuk meningkatkan wawasan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap budaya dan pariwisata.
“Mudah-mudahan tahun ini Abangnya tetap punyanya Jakarta Timur yang saya inginkan, dan juga Nonenya dari Jakarta Timur tentunya,” ujar Munjirin.
Ia berharap para peserta yang nantinya terpilih dapat menjadi mitra Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dalam mempromosikan berbagai potensi daerah, mulai dari budaya, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
“Setelah terpilih 15 pasang finalis dan mendapatkan berbagai pembekalan dari dewan juri, saya berharap mereka dapat berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk menggali serta mempromosikan potensi-potensi yang ada di Jakarta Timur,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Administrasi Jakarta Timur Yayang menjelaskan bahwa tahapan yang berlangsung saat ini merupakan seleksi awal dalam rangkaian Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2026.
Persyaratan
Menurut Yayang, seluruh peserta telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, yakni berusia 18 hingga 25 tahun, berpendidikan minimal SMA atau sederajat, memiliki tinggi badan minimal 170 sentimeter untuk kategori Abang dan 165 sentimeter untuk kategori None, memperoleh persetujuan keluarga, serta belum pernah menikah.
Pada tahap pertama, peserta mengikuti sejumlah proses seleksi, antara lain pengukuran tinggi dan berat badan serta Forum Group Discussion (FGD).
Melalui FGD, dewan juri akan menilai kemampuan peserta dalam berkomunikasi, menyampaikan gagasan, dan merespons berbagai isu yang berkembang.
Dari tahapan tersebut akan dipilih 60 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak semifinal. Pengumuman semifinalis akan disampaikan melalui media sosial resmi Parekraf Timur dan Abang None Jakarta Timur.
Selanjutnya, 60 semifinalis akan mengikuti sesi wawancara individu bersama tujuh dewan juri. Hasil penilaian akan menentukan 15 pasang finalis yang berhak melaju ke tahap pembekalan dan karantina.
“Sebanyak 15 pasang finalis selanjutnya akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari psikotes, pembekalan materi, latihan koreografi, pengenalan destinasi wisata, pelatihan public speaking, bakti sosial, hingga malam keakraban. Seluruh rangkaian tersebut akan bermuara pada Malam Final Pemilihan Abang None Jakarta Timur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026,” ujar Yayang.
Melalui ajang tersebut, Pemkot Jakarta Timur berharap dapat melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi daerah. Mereka juga dapat berperan aktif dalam mempromosikan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif Jakarta Timur kepada masyarakat luas. (red)






