Zelenskyy Cerita Ke Perdana Menteri Polandia, Terkait Serangan Hari Ini

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy/ Foto: Zelenskyy Twitter X

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy/ Foto: Zelenskyy Twitter X

Kyiv, Mercinews.com – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Hari ini di Warsawa, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk dan saya menandatangani Perjanjian Kerjasama Keamanan antara Ukraina dan Republik Polandia, kata Zelenskyy di twitter X nya senin.

Dokumen yang belum pernah terjadi sebelumnya ini mencakup ketentuan untuk menembak jatuh rudal dan drone Rusia di wilayah udara Ukraina yang ditembakkan ke arah Polandia. Kami berkomitmen untuk menerapkannya. Kami juga akan bekerja sama dalam bidang pesawat tempur—baik yang telah ditransfer oleh Polandia maupun kemungkinan untuk ditransfer lebih banyak lagi di masa depan.

Baca Juga:  Ricuh di Peru! Pemerintah Umumkan Keadaan Darurat Setelah Demo Gen Z Meluas

Dalam perjanjian keamanan kami, kami telah meresmikan pembentukan dan pelatihan Legiun Ukraina, unit militer sukarelawan baru, di wilayah Polandia. Unit ini akan dilatih di Polandia dan diperlengkapi oleh mitra kami.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terima kasih atas solidaritas Anda terhadap negara dan rakyat kami, dan atas semua dukungan dan bantuan Anda

Kita harus meminta pertanggungjawaban Rusia atas tindakan terornya dan Putin yang memerintahkan serangan tersebut.

Setiap kali ada upaya untuk membahas perdamaian dengannya, Rusia membalasnya dengan serangan terhadap rumah dan rumah sakit anak-anak

Baca Juga:  Penembak meninggalkan pesan di Game Steam sebelum upaya pembunuhan Trump
rumah sakit anak-anak Okhmatdyt di Kyiv rusak terkena rudal

Inilah sebabnya kita hanya bisa memaksa Rusia menuju perdamaian, dan kita hanya bisa mencapainya bersama-sama dengan semua orang di dunia yang benar-benar mencari perdamaian. Hal ini membutuhkan dukungan, tekad, tindakan bersama, dan pertahanan yang cukup – bahu-membahu.

Ukraina saat ini sedang memulai pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB sehubungan dengan serangan Rusia terhadap infrastruktur sipil, termasuk rumah sakit anak-anak Okhmatdyt di Kyiv pada Senin (8/7/2024) Pagi.

Tanyakan kepada Presiden Polandia Andrzej Duda.

Baca Juga:  Wali Nanggroe dan tiga rektor ke Kota Kazan tindaklanjuti kerjasama Aceh-Rusia

Diinformasikan tentang serangan Rusia. Kami mendiskusikan apa yang diperlukan untuk memberikan lebih banyak perlindungan kepada rakyat kami. Pasokan pertahanan dan konsumsi Angkatan Pertahanan Ukraina adalah prioritas utama.

Hal ini menandakan pentingnya peresmian perdamaian itu sendiri, serta pentingnya perdamaian antara Ukraina dan Polandia.

Kami percaya pada Ukraina yang damai dan kuat, sekaligus percaya pada Polandia yang kuat dan damai. Tentara Ukraina melindungi keamanan Polandia dan seluruh Eropa. Dan kami menghargai Polandia yang membantu kami.

(m/ci)

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB