Waspada! Modus Kejahatan QRIS Palsu Muncul, Rekening Bisa Terkuras Seketika

Senin, 23 Juni 2025 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasu

ilustrasu

MERCINEWS.COM – Masyarakat kembali diingatkan untuk berhati-hati dalam menggunakan layanan pembayaran digital. Sebuah modus kejahatan siber terbaru terungkap, di mana pelaku menggunakan kode QRIS palsu untuk menguras isi rekening korban secara otomatis.

Modus ini terjadi ketika korban melakukan transaksi dengan memindai kode QRIS yang tampak seperti milik merchant resmi. Tanpa disadari, kode tersebut telah dimodifikasi oleh pelaku, sehingga uang yang seharusnya dibayarkan ke penjual malah langsung masuk ke rekening penipu.

Baca Juga:  Bank Indonesia siapkan Rp195 triliun untuk penukaran uang sambut Idul Fitri 2023

Pelaku biasanya menyamar sebagai pedagang sah dengan menempelkan stiker QRIS palsu di tempat-tempat umum seperti warung makan, toko, atau area publik lainnya. Akibatnya, konsumen yang tidak curiga menjadi korban pencurian digital tanpa sempat menyadari kesalahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Indonesia (BI) telah merespons kejadian ini dengan mengeluarkan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:

  1. Pastikan QRIS berasal dari sumber resmi atau terpercaya
  2. Periksa nama merchant dan nominal pembayaran di layar sebelum menekan “bayar”
  3. Hindari memindai QR dari stiker yang tampak mencurigakan atau tidak terdaftar
  4. Aktifkan notifikasi transaksi dan atur limit harian pembayaran untuk mengurangi risiko kerugian
Baca Juga:  APMJI dan FORSEPSI Tandatangani MoU Pengelolaan Minyak Jelantah Berbasis Komunitas

Selain itu, BI juga mengingatkan para pemilik usaha (merchant) agar secara berkala memeriksa keaslian QRIS mereka guna menghindari penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Prabowo: Ekonomi Pancasila Harus Egaliter, Jangan Cuma Untungkan Segelintir Orang

Literasi Digital

Kasus ini menjadi pengingat bahwa meski sistem pembayaran digital seperti QRIS menawarkan kemudahan dan kecepatan, tingkat kewaspadaan dan literasi keuangan digital juga harus terus ditingkatkan. Jangan sampai kenyamanan dalam bertransaksi justru menjadi pintu masuk bagi tindak kejahatan siber.

Masyarakat diminta untuk tidak sekadar percaya pada tampilan visual QR, tetapi tetap waspada dan selalu mengecek ulang informasi transaksi sebelum menyetujui pembayaran.(red)

Berita Terkait

Purbaya Masih Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II 2026
Akulaku Finance dan Danamon Perkuat Sinergi, Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Digital
Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Diproyeksi Dekati Rp 18.000 per Dolar AS
Purbaya Soroti Koordinasi Kemenhub soal Pajak Kapal Asing
Rupiah Dibuka Melemah, Investor Soroti Pelebaran Defisit Fiskal
Kamu Pengusaha Kena Pajak? Catat Ini agar Tidak Dicabut Kewenangannya
Aspek Pajak atas Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan
Aset Perusahaan Terbakar? Begini Aspek Perpajakannya

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:48 WIB

Purbaya Masih Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 21:08 WIB

Akulaku Finance dan Danamon Perkuat Sinergi, Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Digital

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:52 WIB

Rupiah Tertekan, Nilai Tukar Diproyeksi Dekati Rp 18.000 per Dolar AS

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:26 WIB

Purbaya Soroti Koordinasi Kemenhub soal Pajak Kapal Asing

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Dibuka Melemah, Investor Soroti Pelebaran Defisit Fiskal

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB