Sekjen NATO ingin bahas kunjungan Orban ke Moskow, pada pertemuan puncak di Washington

Jumat, 5 Juli 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenber/ Foto: REUTERS/Johanna Geron

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenber/ Foto: REUTERS/Johanna Geron

Mercinews.com – Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg bereaksi terhadap kunjungan Perdana Menteri Viktor Orban ke Moskow.

Dia mengatakan hal ini pada konferensi pers yang didedikasikan untuk KTT NATO mendatang di Washington, lapor European Pravda pada Jumat.

Stoltenberg mengingat bahwa Orban sebelumnya telah melakukan perjalanan ke Moskow dan memberi tahu sekutu NATO tentang perjalanan tersebut, sehingga Sekretaris Jenderal berharap pada pertemuan puncak di Washington akan ada kesempatan untuk membahas kunjungan Perdana Menteri Hongaria ke Federasi Rusia.

Hongaria telah memberi tahu kami tentang kunjungan mendatang ini, dan saya berharap minggu depan di Washington akan ada kesempatan untuk membahas diskusi yang dia (Orban – Red.) lakukan di Moskow, seperti yang sering terjadi di antara sekutu,” kata Hongaria. Sekretaris Jenderal NATO.

Dia juga mencatat bahwa selama kunjungannya baru-baru ini ke Budapest, isu perang Rusia melawan Ukraina dibahas.

Baca Juga:  Taiwan Menuntut penjelasan dari Prancis setelah Macron Berkunjung ke China

“Hongaria setuju bahwa Rusia bertanggung jawab atas perang tersebut, adalah pelakunya, dan Rusia dapat mengakhiri perang ini hari ini dan berhenti menyerang Ukraina,” kata Stoltenberg.

Ia menambahkan, dalam kunjungan hari ini ke Moskow, Orban tidak mewakili NATO, melainkan hanya mewakili negaranya.

Juru bicara pemerintah Hongaria Bertalan Gavasi mengatakan bahwa Orban tiba di Moskow sebagai bagian dari “misi penjaga perdamaian.” Kunjungannya ke Rusia terjadi hanya beberapa hari setelah kunjungannya pada 2 Juli ke Kyiv.

Baca Juga:  Gedung Putih mengatakan Biden tidak berniat mengundurkan diri lebih awal

Orbán tidak memberi tahu Komisi Eropa tentang rencananya mengunjungi Moskow atau mengoordinasikan tindakannya dengan Komisi Eropa.

Kepala Diplomasi UE Josep Borrell menekankan bahwa kunjungan Perdana Menteri Hongaria berlangsung secara eksklusif dalam kerangka hubungan bilateral antara Hongaria dan Rusia, dan bukan dalam kerangka kepresidenan Dewan UE.

Orban sendiri menegaskan bahwa Hongaria tidak memiliki mandat untuk merundingkan perdamaian antara Ukraina dan Federasi Rusia.

(m/ci)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB