Saat Bebaskan 4 Sandera, Militer Israel Bunuh Setidaknya 55 Warga Palestina

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Serangan Bom Israel di Gaza

Ilustrasi Serangan Bom Israel di Gaza

Jakarta, Mercinews.com – Militer Israel mengatakan pasukannya menyelamatkan empat sandera Israel yang masih hidup dari Gaza setelah “operasi siang hari yang kompleks.” Serangan itu setidaknya menewaskan 50 warga Gaza.

Pada Sabtu (8/6), Israel menggelar operasi khusus di dua lokasi terpisah di al-Nuseirat di Gaza. Pasukan mengklaim “menargetkan infrastruktur teroris di wilayah Nuseirat.”

Kementerian Kesehatan Gaza yang dikuasai Hamas, melansir Reuters, mengungkap setidaknya 55 jenazah warga Palestina yang tewas dalam serangan Israel di Al-Nuseirat dan daerah lain di Gaza itu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, puluhan lainnya terluka dan dirawat di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa.

Rumah sakit tersebut, satu-satunya rumah sakit yang masih berfungsi di Gaza, saat ini beroperasi dengan menggunakan satu generator listrik dan mungkin tidak dapat digunakan lagi.

Baca Juga:  Zelensky Teken undang-undang pelatihan senjata gabungan untuk anak sekolah

Pada saat yang sama, puluhan orang yang terluka masih berada di jalanan, kata juru bicara Kementerian Kesehatan di depan rumah sakit.

Sementara, sebuah rumah sakit di Gaza mengatakan serangan Israel itu menewaskan sedikitnya 15 orang.

“Serangan udara Israel yang intens di wilayah pusat menyebabkan sedikitnya 15 orang syahid dan puluhan orang terluka dan telah dibawa ke rumah sakit Martir Al-Aqsa,” kata juru bicara RS dokter Khalil al-Dakran, kepada AFP.

Dakran mengatakan para korban berasal dari dalam dan sekitar kamp Nuseirat serta Deir al-Balah, tempat rumah sakit tersebut berada.

Hamas mengatakan dalam pernyataan terpisah, “Ada puluhan mayat syuhada dan korban luka tergeletak di tanah, di jalan-jalan, dan di ruang aman.”

Baca Juga:  Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Sebelumnya Di pihak lain, pasukan Israel mengaku menyelamatkan empat sandera hidup-hidup dalam serangan itu. Mereka, mengutip AFP, antara lain Noa Argamani (26), Almog Meir Jan (22), Andrey Kozlov (27), dan Shlomi Ziv (41).

Sumber Foto Telegram: 4 orang Yang dibebaskan

Keempatnya, kata militer Israel, diculik oleh kelompok Hamas dari festival musik Nova pada 7 Oktober 2023. Mereka kini telah dibawa ke rumah sakit dan berada dalam “kondisi medis yang baik.”

Rekaman yang diposting di media sosial oleh otoritas Israel menunjukkan Argamani dalam reuni emosional dengan ayahnya setelah penyelamatannya.

Argamani juga terlihat tersenyum dan berbicara melalui telepon dengan Presiden Isaac Herzog dalam rekaman yang ditayangkan di televisi Israel.

Baca Juga:  Menteri Israel Benny Gantz umumkan pengunduran dirinya dari pemerintahan

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan operasi itu terjadi di dua bangunan terpisah “di jantung lingkungan sipil.”

Saat mendapat serangan di dalam gedung, saat keluar dari Gaza, pasukan kami menyelamatkan sandera kami,” kata Hagari dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Seorang tentara Israel “terluka parah” dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 11.00 waktu setempat itu.

“Pesan pagi ini kepada Hamas jelas: kami bertekad untuk memulangkan semua sandera.”

Penyelamatan yang jarang terjadi ini terjadi delapan bulan setelah perang melawan militan Hamas Palestina di Gaza.

(m/c)

Sumber Berita : Reuters

Berita Terkait

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua
Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir
Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia
Kim Jong-un antar Putin naik pesawat, kunjungan ke DPRK resmi berakhir
Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK
Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan
Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang
Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:39 WIB

Ukraina sebut Rusia berusaha mengganggu KTT dunia perdamaian kedua

Kamis, 20 Juni 2024 - 15:03 WIB

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Juni 2024 - 02:16 WIB

Kunjungan Putin ke Vietnam mendorong kerja sama lebih lanjut antara Rusia

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:08 WIB

Putin dan Kim Jong-un teken perjanjian kemitraan strategis antara Rusia dan DPRK

Rabu, 19 Juni 2024 - 16:04 WIB

Tiongkok jaga jarak ketika Rusia dan Korea Utara memperdalam hubungan

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:10 WIB

Putin dan Kim Jong-un melakukan percakapan tatap muka di Pyongyang

Rabu, 19 Juni 2024 - 03:22 WIB

Tentara Israel menyetujui rencana tempur untuk serangan di Lebanon

Rabu, 19 Juni 2024 - 01:46 WIB

Jelang kunjungan ke DPRK, Jalanan Pyongyang dihiasi dengan bendera Rusia dan Putin

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB

Kimmich, Jerman, memblok tembakan di menit 90 /Foto:X euto2024

Olahraga

Hasil kedua Grup A Euro 2024, Jerman Unggul 2-0 Atas Hungaria

Kamis, 20 Jun 2024 - 00:55 WIB

Kroasia Vs Albania /Foto: X euro2024

Olahraga

Hasil Kroasia Vs Albania imbang 2-2, Euro 2024

Rabu, 19 Jun 2024 - 23:58 WIB