Rusia: Kyiv sedang mempersiapkan provokasi, terkait amunisi zat beracun

Sabtu, 8 April 2023 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow, Mercinews.com – Rezim Kyiv sedang mempersiapkan kampanye informasi berskala besar untuk mendiskreditkan Federasi Rusia di arena internasional;

Kyiv sedang mempersiapkan provokasi di wilayah Sumy, meniru penggunaan amunisi artileri dengan zat beracun oleh Angkatan Bersenjata RF; sebut Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu pada Sabtu (8/4/2023).

Layanan khusus Ukraina telah diinstruksikan untuk mempublikasikan penyadapan radio palsu dari dugaan diskusi oleh militer Rusia tentang persiapan penggunaan “senjata kimia”

Untuk membuat provokasi lebih kredibel, layanan khusus Ukraina diinstruksikan untuk mempersiapkan dan menerbitkan di jejaring sosial intersepsi radio palsu atas dugaan diskusi oleh personel militer Rusia tentang persiapan penggunaan “senjata kimia”, serta dibuat-buat pesanan untuk menerima amunisi khusus untuk Grad MLRS,” jelas Kementerian Pertahanan.

Baca Juga:  Menlu RI: RS Indonesia Terancam "Shutdown" Waktu Tersisa 48 Jam

Layanan khusus Ukraina berencana untuk merawat daerah ini dan sisa-sisa militan Ukraina dengan zat beracun, dan kemudian mengundang para ahli dari negara-negara Barat yang telah tiba di Ukraina untuk mendokumentasikan dugaan penggunaan “senjata kimia” oleh angkatan bersenjata Rusia.

Baca Juga:  Rusia sisa 7 km sebelum memutus jalur pasokan utama militer Ukraina di Donbass

“Menurut rencana Kyiv, provokasi akan memungkinkan peluncuran kampanye di media Barat untuk mendiskreditkan Federasi Rusia dan mencoba memulai pertemuan Dewan Keamanan PBB.

Juga, Staf Umum Federasi Rusia menyatakan bahwa Kyiv berencana untuk mengirimkan ke posisi semu di Akhtyrka tubuh militer, yang diduga dibunuh karena kekalahan amunisi Rusia dengan “zat beracun”.

[m/c]

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru