Pusat Produksi Militer Rusia Dilanda Banjir Terburuk di 2024

Sabtu, 20 April 2024 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Pihak berwenang di wilayah Kurgan di pegunungan Ural Rusia memerintahkan evakuasi dari beberapa distrik pada Sabtu waktu setempat.

Mengutip Reuters, ini disebabkan oleh naiknya permukaan sungai, setelah salju besar mencair dan hujan lebat turun di tanah yang sudah tergenang air sebelum musim dingin.

Wilayah Ural di Rusia dan Kazakhstan utara sedang sering dilanda banjir saat ini. Namun, wilayah tersebut mengalami banjir terburuk tahun ini dan pihak berwenang di Kurgan mengatakan ketinggian air di sungai Tobol telah melampaui level tertinggi sejak tahun 1994.

“Sekarang adalah waktunya untuk mengumpulkan barang-barang dan dokumen serta mencari tempat untuk hewan peliharaan,” kata pihak berwenang melalui aplikasi pesan Telegram, dikutip dari Reuters, Sabtu (20/4/2024).

Dalam pesan tersebut, pihak berwenang juga mendesak masyarakat untuk meninggalkan daerah berbahaya tersebut.

Baca Juga:  Zelenskyy tiba di Prancis untuk memperingati pendaratan di Normandia

Kurgan adalah rumah bagi bagian penting dari kompleks industri militer Rusia. Yakni, sebuah pabrik raksasa yang memproduksi kendaraan tempur infanteri untuk tentara, yang banyak diminati di Ukraina di mana pasukan Rusia melakukan serangan di beberapa daerah.

Tidak ada laporan bahwa pabrik Kurganmashzavod sejauh ini terkena dampaknya.

Kantor berita TASS yang mengutip layanan darurat, mengatakan ketinggian air di Tobol diperkirakan mencapai puncaknya dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Baca Juga:  Belanda akan Izinkan Ukraina Gunakan jet tempur F-16 di wilayah Rusia

Sementara di Orenburg, wilayah lain yang terkena dampak banjir, permukaan air telah surut. Hal ini diungkapkan oleh pihak berwenang di sana.

Pada hari Jumat, kilang minyak Orsk, yang menghentikan produksinya karena banjir, melanjutkan produksi bahan bakar. Kilang yang berlokasi di wilayah tersebut sebelumnya telah menyatakan force majeure pada pasokan bahan bakar mulai 8 April.[]

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia
Tag :

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB