PTPN IV PalmCo Jaga Harga Minyak Goreng Selama Ramadan Sesuai Arahan Mentan

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Andi Amran Sulaiman sidak di Pasar Kebayoran, Jakarta Selatan, belum lama ini.(Foto: istimewa)

Mentan Andi Amran Sulaiman sidak di Pasar Kebayoran, Jakarta Selatan, belum lama ini.(Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Holding Perkebunan Nusantara (PTPN) memastikan harga minyak goreng tetap terkendali selama bulan Ramadhan. Langkah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman agar minyak goreng tidak dijual dengan harga tinggi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga, khususnya produk MinyaKita, selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri.

Jatmiko menjelaskan, PT Industri Nabati Lestari (INL) yang merupakan anak perusahaan PTPN IV PalmCo memproduksi minyak goreng MinyaKita dengan harga Rp13.439 per liter di tingkat distributor.

“Harga tersebut merupakan harga jual kepada mitra distributor dalam skema business to business (B2B), bukan harga langsung kepada konsumen,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, dengan harga di tingkat hulu tersebut, distributor diharapkan dapat menyalurkan minyak goreng ke pedagang eceran sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter.

Baca Juga:  PalmCo Percepat Distribusi Minyak Goreng ke Indonesia Timur Lewat Fasilitas Baru di Surabaya

Selain menjaga harga, PTPN IV PalmCo juga meningkatkan produksi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Produksi crude palm oil (CPO) perusahaan ditargetkan mencapai sekitar 225.940 ton pada April 2026 atau meningkat lebih dari 10 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Di sektor hilir, PT Industri Nabati Lestari juga meningkatkan produksi minyak goreng ritel hingga sekitar 4,2 juta liter pada Maret 2026. Produksi tersebut ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 4,55 juta liter pada April 2026.

Jatmiko mengatakan, seluruh kapasitas produksi pabrik saat ini difokuskan untuk memproduksi MinyaKita guna memastikan ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Idulfitri.

Baca Juga:  Ladang Gas Terbesar di Asia Ditemukan di Wilayah Laut Aceh

“Sebagian produksi merek komersial internal sementara kami tunda agar kapasitas pabrik dapat difokuskan untuk mendukung ketersediaan MinyaKita,” ujarnya.

Sebelumnya, Mentan Andi Amran Sulaiman menyoroti adanya anomali harga minyak goreng di pasar.

Dalam inspeksi mendadak di Pasar Kebayoran, Jakarta, ia menemukan produk MinyaKita dijual di atas HET. Amran menegaskan minyak goreng tidak boleh mahal, apalagi sampai langka di tengah masyarakat.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB