Presiden Iran menuduh kelompok politik dalam negeri mencegah pekerjaannya

Jumat, 9 Agustus 2024 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Teheran, Mercinews.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dengan tajam mengkritik kelompok-kelompok tertentu di pemerintahan, yang menurutnya berusaha mendiskreditkannya dan mencegahnya bekerja.

Hal ini dilaporkan oleh saluran Telegram Azad Iran dengan mengacu pada media Iran. pada Jumat 9 angustus 2024.

“Tidak ada motivasi di negara ini; kami tidak diperbolehkan bekerja. Mereka tidak mengizinkan kami menarik orang-orang yang layak dan mampu untuk bekerja, karena jika personel ini tertarik, kelompok politik internal ini akan tetap berada dalam bayang-bayang,” kata M. Pezeshkian.

Baca Juga:  Ormas Gerakan Rakyat Berdiri Bareng Anies Baswedan, Ahok Punya Titipan Khusus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemimpin Iran menekankan perlunya mengembangkan rencana pembangunan baru untuk negaranya.

“Kami tidak menepati janji kami kepada masyarakat, dan oleh karena itu warga takut akan kemunafikan kami dan sangat tidak senang dengan kami karena janji-janji palsu,” tambahnya.

Selain itu, Presiden Iran mencatat kurangnya transparansi dalam pengeluaran dana anggaran. “Tidak jelas kemana perginya uang yang dialokasikan pemerintah,” kata M. Pezeshkian.

Baca Juga:  Zelensky minta komando militer mengembangkan struktur pertahanan udara diperbarui

Dia juga mengkritik pemerintah atas pembunuhan baru-baru ini terhadap Ismail Haniyeh, kepala biro politik Hamas Palestina, di Iran.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB