Presiden Ebrahim Raisi Meninggal, Begini Proses Penggantian Pemimpin Iran

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Iran Ebrahim Raisi meninggal setelah helikopter yang membawanya jatuh di provinsi Azerbaijan Timur, Iran, pada Minggu sore.

Proses penggantian presiden Iran sudah diatur oleh konstitusi dan hukum Iran.

Proses Penggantian Presiden Iran

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Penunjukan Presiden Interim
Setelah kematian Presiden Ebrahim Raisi, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menunjuk Mohammad Mokhber (Wakil Presiden Pertama Iran) sebagai presiden interim.

Penunjukan presiden interim ini penting untuk memastikan kelangsungan pemerintahan dan stabilitas politik sementara proses pemilihan presiden baru disiapkan.

2. Pemilihan Presiden Baru
Konstitusi Iran mengatur bahwa pemilihan presiden baru harus diadakan dalam waktu 50 hari setelah kekosongan jabatan presiden.

Baca Juga:  Lebih 70% warga AS disurvei setuju Kamala Harris pengganti Biden dalam pemilu

Proses ini melibatkan Dewan Penjaga Konstitusi yang berperan penting dalam menyaring calon presiden untuk memastikan mereka memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh konstitusi Iran.

3. Dewan Penjaga Konstitusi
Dewan Penjaga Konstitusi terdiri dari ulama dan ahli hukum yang ditunjuk oleh Pemimpin Tertinggi dan pengadilan.

Mereka bertanggung jawab untuk memverifikasi dan menyetujui calon presiden sebelum pemilihan diadakan.

Dewan ini memainkan peran kunci dalam memastikan bahwa kandidat presiden sesuai dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip Republik Islam Iran.

4. Pemilihan dan Penetapan Presiden
Setelah Dewan Penjaga Konstitusi menyetujui calon presiden, pemilihan umum diadakan di seluruh negeri. Pemilih Iran yang memenuhi syarat akan memberikan suara mereka untuk memilih presiden baru.

Baca Juga:  Rumah Sakit Gaza Dihantam Rudal Israel, 500 Orang Meninggal dan 600 terluka

Setelah hasil pemilihan diumumkan, presiden terpilih akan dilantik dalam sebuah upacara resmi.

5. Peran Pemimpin Tertinggi
Pemimpin Tertinggi Iran memiliki pengaruh yang signifikan dalam proses politik dan penunjukan pejabat tinggi negara.

Meskipun presiden dipilih melalui pemilihan umum, persetujuan dan dukungan dari Pemimpin Tertinggi sangat penting bagi stabilitas pemerintahan baru.

Sebelumnya Puluhan ribu warga Iran pada Rabu (22/5/2024) berkumpul di jalan-jalan Ibu Kota Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman Presiden Ebrahim Raisi dan rombongan termasuk menteri luar negeri, yang tewas dalam kecelakaan helikopter tiga hari lalu.

Baca Juga:  Arab Saudi dan Iran Berdamai, Ini Reaksi Israel

Orang-orang membawa foto Raisi saat berkumpul di dalam dan sekitar Universitas Teheran, lokasi Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan memimpin doa.

Helikopter yang ditumpangi Raisi jatuh pada Minggu (19/5/2024) di lereng gunung berkabut di Iran utara. Ia sedang menuju Kota Tabriz setelah rombongannya menghadiri peresmian bendungan di perbatasan Iran-Azerbaijan.

Raisi, yang diperkirakan akan menggantikan Khamenei sebagai pemimpin agung, berusia 63 tahun saat nyawanya terenggut.

Kantor berita AFP melaporkan, di Teheran spanduk-spanduk besar berkibar dengan tulisan puja-puji untuk Presiden Ebrahim Raisi. (*)

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru