Peskov: Tindakan pencurian dari aset Rusia tidak bisa dibiarkan tanpa timbal balik

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov

Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov

Moskow, Mercinews.com – Juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov mengatakan Moskow akan menanggapi keputusan UE yang menggunakan dana dari aset Rusia yang dibekukan untuk membeli senjata bagi Ukraina.

Menurut juru bicara Kremlin, “tindakan pencuri tidak dapat dibiarkan tanpa adanya timbal balik.”

Sebelumnya, kepala diplomasi Eropa, Josep Borrell, mengatakan pendapatan tahap pertama dari aset Rusia yang dibekukan akan dikirim pada awal Agustus, Uni Eropa akan mentransfer uang pertama dari aset Federasi Rusia yang dibekukan ke Ukraina. Dana tersebut akan digunakan untuk pertahanan udara dan peluru.

“Tindakan pencurian seperti itu tidak bisa dibiarkan tanpa adanya timbal balik. Uang ini tidak hanya dicuri, tapi juga digunakan untuk pembelian senjata.

Baca Juga:  Polandia mengevakuasi warganya dari Israel

Sulit untuk memikirkan hal yang lebih buruk. Tentu saja, kami akan menjajaki kemungkinan penuntutan hukum terhadap orang-orang yang terlibat dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaannya.

Karena ini merupakan pelanggaran langsung terhadap hukum internasional, pelanggaran hak milik, dan sebagainya,” kata Dmitry Peskov saat jumpa pers

Baca Juga:  Keluarga Biden mulai diskusi pengunduran dirinya dari pemilihan presiden

Seperti yang dijelaskan Josep Borrell, tahap pertama sebesar €1,4 miliar euro akan digunakan untuk pembelian sistem pertahanan udara, amunisi artileri, serta pembelian industri pertahanan Ukraina. Perwakilan Tinggi UE Josep Borrell menyatakan hal ini pada pertemuan Dewan Luar Negeri UE.

(m/c)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB