Militer Israel Mulai Gempur Rafah dari Udara sebelum Lancarkan Serangan Darat

Selasa, 23 April 2024 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Serangan udara di Rafah dipandang sebagai awal dari serangan darat Israel.

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) melaporkan “aura ketakutan yang nyata” di antara para pengungsi Palestina yang memadati wilayah Rafah di Gaza selatan di tengah serangan udara Israel dan janji-janji para pejabat di Israel bahwa invasi akan segera terjadi.

Baca Juga:  Israel serang rumah sakit lapangan di Sekolah Khadijah, 30 orang meninggal

“Serangan udara di Rafah telah meningkatkan kekhawatiran akan peningkatan eskalasi di wilayah paling selatan Gaza, yang telah menampung lebih dari setengah populasi Gaza,” kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB dalam penilaian terbaru mengenai kondisi di wilayah yang dilanda perang tersebut dilansir Al Jazeera, Selasa (23/4/2024).

Seorang pejabat senior UNRWA menekankan pentingnya memberikan jalan yang aman bagi warga sipil untuk pindah dari Rafah sebelum invasi darat oleh pasukan Israel dimulai.

Diperkirakan 1,4 juta warga Palestina telah melarikan diri ke Rafah – sebuah wilayah seluas 64 km persegi (25 mil persegi) – dengan harapan mendapatkan keselamatan dari serangan Israel yang telah menghancurkan wilayah utara, tengah dan selatan Gaza selama enam bulan terakhir.

Baca Juga:  Tentara Lebanon Pilih Mundur Ogah Bantu Hizbullah saat Invasi Darat Israel

Pemerintah negara-negara asing termasuk sekutu setia Israel, AS, dan lembaga-lembaga bantuan internasional, memperingatkan akan adanya bencana kemanusiaan jika pasukan Israel terus melanjutkan rencana mereka untuk melancarkan invasi darat ke wilayah Rafah.[]

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB