MER-C: RS Al Nasr Diduduki Tentara Israel dan Minta WHO Bersikap

Kamis, 22 Februari 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia mengungkap bahwa Rumah Sakit (RS) Al Nasr di jalur Gaza Selatan kini telah diduduki oleh Israel.

Tidak hanya itu, RS An Nasr juga mendapatkan tuduhan menyimpan senjata sama seperti tuduhan beberapa waktu lalu terhadap RS Indonesia di Gaza.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Presidium MER-C, Sarbini Abdul Murad yang baru saja mendapatkan informasi sekitar tiga hari lalu, usai perang Gaza sudah berlangsung selama 138 hari.

“Mereka menganggap kurang dari 100 orang tenaga medis adalah orang-orang hamas, dan RS andalan itu sekarang menjadi markas Israel Defense Forces (IDF) atau Pasukan Pertahanan Israel,” kata Sarbini dalam konferensi persnya di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (21/2/2024)

Baca Juga:  Masuk Lingkar Istana, Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden

Dr Sarbini melanjutkan hal ini sangat memprihatinkan bagi warga Palestina lantaran menggangu dan sangat menghancurkan kemanusiaan yang ada di Gaza.

Mengingat, sudah tak banyak lagi RS yang beroperasional ala kadarnya menangani korban perang Palestina dan Israel.

“Maka ini akan terjadi satu ledakan kemanusiaan, satu bencana kemanusiaan apabila tidak segera diatasi cepat terutama oleh World Health Organization (WHO),” tutur dia.

Baca Juga:  Tak Berani Tolak Timnas Israel, Pemerintah Setengah Hati Dukung Kemerdekaan Palestina

Sarbini berharap dengan kabar ini, WHO dapat bersikap tegas dan turun tangan terhadap dipomatis pemerintahan Israel.

Jadi WHO tidak hanya bisa mengeluh dengan matinya sistem kesehatan yang ada di Gaza. Tapi harus melakukan seusatu untuk melakukan pendekatan terhadan Israel dan Amerika untuk menghentikan kebiadaban terhadap rakyat Gaza,” ucap Dr Sarbini Ketua MER-C Indonesia.[]

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB