Menkeu Purbaya Bantah Isu Resesi, Sebut Ekonomi Indonesia Tunjukkan Tren Penguatan

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: istimewa)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan sejumlah pihak yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang melemah atau bahkan memasuki resesi. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyatakan sejumlah penilaian mengenai ekonomi Indonesia yang disebut berada dalam kondisi resesi tidak didukung oleh data terbaru.

“Di luar banyak yang bilang kita sudah resesi, ekonom-ekonom yang agak aneh bilang kita sudah resesi, tinggal tunggu hancurnya,” ujar Menkeu Purbaya dalam Sidang Kabinet.

Menurut Menkeu Purbaya, sejumlah indikator ekonomi justru menunjukkan kondisi yang positif. Dari sisi suplai, aktivitas ekonomi dinilai masih kuat, salah satunya tercermin dari Purchasing Managers Index (PMI) sektor manufaktur.

Purbaya menyebut PMI manufaktur pada Februari 2026 berada di level 53,8, yang merupakan salah satu capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Kalau kita lihat dari sisi suplai, ekonomi kita dalam keadaan yang amat baik. Purchasing Managers Index di bulan Februari itu levelnya 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.

Baca Juga:  Bazar Minyak Goreng Murah PTPN di Surabaya Diserbu Warga, 600 Kemasan Ludes dalam Sejam

Ia menambahkan, capaian tersebut menunjukkan adanya penguatan di sektor manufaktur. Data PMI tersebut, lanjut Purbaya, berasal dari lembaga survei independen dan menjadi salah satu indikator yang mengonfirmasi aktivitas industri yang meningkat.

Selain itu, ia juga menyinggung data inflasi nasional pada Februari 2026 yang tercatat sebesar 4,76 persen secara tahunan (year-on-year). Menurut Purbaya, angka tersebut dipengaruhi oleh faktor pembanding pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, pada awal 2025 pemerintah memberikan diskon tarif listrik sehingga angka inflasi pada periode tersebut relatif rendah.

“Kalau kita hilangkan data subsidi listrik bulan Januari-Februari tahun lalu, sebenarnya inflasi kita hanya sekitar 2,59 persen,” ujarnya.

Baca Juga:  Prabowo Rombak Kabinet, Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani

Purbaya menilai kondisi tersebut menunjukkan ruang bagi ekonomi nasional untuk terus tumbuh tanpa tekanan inflasi yang berlebihan.

Selain indikator tersebut, ia juga memaparkan data lain yang dinilai mencerminkan pertumbuhan ekonomi, salah satunya dari sektor otomotif.

Menurutnya, penjualan mobil pada Februari 2026 tercatat meningkat sebesar 12,2 persen.

Dengan sejumlah indikator tersebut, Purbaya menilai kondisi ekonomi Indonesia masih menunjukkan tren pertumbuhan dan belum mengarah pada kondisi resesi seperti yang dikhawatirkan sebagian pihak.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB