Iran Serang Israel Habis-habisan, Ini Reaksi Hamas

- Jurnalis

Minggu, 14 April 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Kelompok Hamas buka suara mengenai serangan drone dan rudal yang dilancarkan Iran ke wilayah Israel pada Sabtu malam (13/04/2024). Hamas menyebut serangan itu adalah hak kodrati yang dimiliki oleh Iran.

“Operasi militer yang dilakukan Iran terhadap entitas Zionis adalah hak kodrati dan merupakan respons terhadap kejahatan yang menargetkan konsulat di Damaskus,” kata kelompok Palestina itu dalam sebuah postingan di Telegram, dikutip dari Aljazeera, Minggu (14/04/2024).

Hamas menegaskan, setiap negara dan masyarakat di kawasan tersebut memiliki hak membela diri terhadap serangan Israel. Mereka menyerukan negara Arab untuk bersatu dan melanjutkan langkah untuk ‘membanjiri’ Al-Aqsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami menyerukan kepada negara Arab dan Islam kami, masyarakat bebas di dunia dan kekuatan perlawanan di kawasan untuk melanjutkan dukungan mereka terhadap Al-Aqsa,” kata mereka mengacu pada serangan 7 Oktober terhadap Israel.

Baca Juga:  Israel Kuasai RS Al Shifa di Jalur Gaza, Ledakan Di Mana-mana

Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel pada Sabtu kemarin (13/04/2024). Serangan itu merupakan ‘balasan’ atas pemboman yang dilakukan oleh Israel terhadap kompleks kedutaan besar Iran di Suriah pada 1 April 2024. Serangan bom itu menewaskan Korps Elite Garda Revolusi Islam.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu buka suara terhadap serang Iran ke negaranya. Dia meyakini Israel akan menang.

“Kami mencegat, kami memukul mundur, bersama-sama kami akan menang,” ungkap Netanyahu, dikutip dari Reuters, Minggu (14/04/2024).

Militer Israel mengklaim angkatan bersenjata berhasil menembak jatuh lebih dari 99% drone dan rudal Iran. Mereka juga menyatakan tengah menyusun tindakan lanjutan atas serangan ini. TV Channel 12 Israel menyebut seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya menyatakan akan ada respons signifikan terhadap serangan drone Iran tersebut.

Baca Juga:  Prancis Siaga Perang Melawan Rusia, Ini Persiapannya

Kepala juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari, menyebut tindakan Iran sangat serius dan mendorong kawasan itu menuju eskalasi. Iran meluncurkan puluhan rudal darat ke Israel, termasuk lebih dari 10 rudal jelajah, dan sebagian besar dicegat di luar perbatasan Israel, kata Hagari.

“Salvo Iran menyebabkan kerusakan ringan pada satu fasilitas militer Israel,” katanya.[]

Berita Terkait

Iran rilis laporan awal penyelidikan jatuhnya helikopter Presiden Ebrahim Raisi
Secara Bertahap, Relawan MER-C Kembali ke Tanah Air Usai Bertugas di Jalur Gaza
Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi
Pemilihan Presiden Baru Iran Dijadwalkan Bulan Depan: Ini Sistem Politik Iran
Kecelakaan Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi, Eror atau Dierorkan?
Presiden Ebrahim Raisi Meninggal, Begini Proses Penggantian Pemimpin Iran
Presiden Iran Meninggal Kecelakaan Heli, Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Raisi
Tim Relawan MER-C Masih tertahan di Gaza Selatan karena pintu Rafah ditutup
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 19:14 WIB

Iran rilis laporan awal penyelidikan jatuhnya helikopter Presiden Ebrahim Raisi

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:28 WIB

Secara Bertahap, Relawan MER-C Kembali ke Tanah Air Usai Bertugas di Jalur Gaza

Jumat, 24 Mei 2024 - 07:58 WIB

Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman Presiden Iran Ebrahim Raisi

Jumat, 24 Mei 2024 - 00:46 WIB

Pemilihan Presiden Baru Iran Dijadwalkan Bulan Depan: Ini Sistem Politik Iran

Jumat, 24 Mei 2024 - 00:28 WIB

Kecelakaan Helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi, Eror atau Dierorkan?

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:24 WIB

Presiden Ebrahim Raisi Meninggal, Begini Proses Penggantian Pemimpin Iran

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:14 WIB

Presiden Iran Meninggal Kecelakaan Heli, Puluhan Ribu Orang Hadiri Pemakaman Raisi

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:17 WIB

Tim Relawan MER-C Masih tertahan di Gaza Selatan karena pintu Rafah ditutup

Berita Terbaru