Mercinews.com – Peringatan Hari Air Sedunia dimanfaatkan PTPN IV PalmCo untuk memperluas akses air bersih di berbagai wilayah Indonesia. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menghadirkan infrastruktur sanitasi hingga bantuan air bersih di daerah pelosok dan wilayah terdampak bencana.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PalmCo dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya terkait akses air bersih dan sanitasi layak.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, mengatakan, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Akses air bersih adalah hak setiap warga. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat, terutama di sekitar wilayah operasional, dapat merasakan manfaat nyata,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis Minggu (29/3/2026).
Dalam implementasinya, PalmCo telah membangun lebih dari 40 titik fasilitas sanitasi air bersih yang tersebar di berbagai daerah, mulai dari Sumatera hingga Kalimantan.
Kehadiran fasilitas tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Akses sanitasi yang memadai dinilai penting dalam mencegah penyakit, termasuk menekan risiko stunting pada anak.
Selain pembangunan infrastruktur, PalmCo juga menunjukkan respons cepat dalam situasi darurat. Pada akhir tahun lalu, perusahaan menyalurkan lebih dari 200.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh.
Distribusi air bersih tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi tetap terpenuhi sekaligus mencegah potensi penyakit pascabencana.
Bantu Atasi Krisis Air di Daerah
Program ini juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan air bersih.
Di Desa Pondok Meja, Kabupaten Muaro Jambi, misalnya, warga kini dapat mengakses air bersih melalui pembangunan sumur bor dan tangki air. Sebelumnya, masyarakat setempat bergantung pada air tadah hujan dan sumur tradisional yang kerap mengering saat musim kemarau.
Hal serupa terjadi di Desa Gunung Ulin, Kalimantan Selatan, yang kerap mengalami kesulitan air bersih. Program PalmCo dinilai membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama saat musim kemarau panjang.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, PalmCo berkomitmen untuk terus memperluas akses air bersih, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pelestarian lingkungan di Indonesia.(red)






