Gempa Garut, Ratusan Rumah Rusak dan Puluhan KK Terdampak

Minggu, 28 April 2024 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu malam, 27 April 2024 sekitar jam 23.29 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus memantau dampak gempa di wilayah tersebut.

Hingga Ahad siang, 28 April 2024, BNPB sudah menemukan ratusan rumah yang terdampak gempa tersebut. “Hingga hari ini pukul 14.00 WIB, total rumah yang terdampak mencapai 110 unit dari yang sebelumnya hanya 27 unit,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari melalui keterangan tertulis.

Dari total 110 unit rumah, diketahui 3 unit rumah rusak berat, 21 unit rumah rusak sedang, 34 unit rumah rusak ringan, dan 11 unit rumah terdampak. Sementara itu, terdapat 41 unit rumah lainnya yang juga mengalami kerusakan.

Abdul mengungkapkan kerusakan terbanyak terjadi di Kabupaten Garut dengan 41 unit rumah. Selain itu, terdapat 24 unit rumah rusak di Kabupaten Bandung, 17 unit rumah di Kabupaten Sukabumi, 7 unit rumah di Kabupaten Tasikmalaya, dan 5 unit rumah di Kota Tasikmalaya.

Selain rumah, gempa semalam juga berdampak kepada fasilitas-fasilitas umum. Di antaranya tempat ibadah, sekolah, perkantoran, dan sarana kesehatan atau rumah sakit.

Baca Juga:  Gempa M 7,4 Guncang Jepang, WNI Rasakan Getaran hingga Peringatan Tsunami

Tidak hanya bangunan, korban terdampak dari gempa tersebut juga mengalami penambahan. “Hingga siang ini, korban luka akibat gempa berjumlah 8 orang dan 75 kepala keluarga (KK) terdampak, yang mana jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya hanya 27 KK,” ucap Abdul.

Abdul menyatakan BNPB masih terus melakukan pendataan dan kaji cepat yang mencakup inventarisasi kerusakan dan penyelamatan warga. Pemantauan itu dilakukan melalui BPBD Jawa Barat bersama BPBD kabupaten dan kota yang terdampak.

Adapun kabupaten dan kota yang terdampak meliputi Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bandung, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sumedang, dan Kota Banjar

Baca Juga:  Gempa NTT, BNPB Catat 53 Orang Meninggal Dunia dan 135 Luka

Abdul menyampaikan bahwa kondisi saat ini cenderung lebih terkendali pasca gempa terjadi. “Selanjutnya setelah upaya tersebut rampung, BPBD Jawa Barat bersama kabupaten dan kota berencana akan melakukan perbaikan-perbaikan fasilitas umum, pembersihan materil dampak dari gempa, serta perbaikan rumah warga,” ujar Abdul.

Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Kabupaten Garut dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 70 kilometer dan parameter 8,42 LS dan 107,26 BT. Tidak ada potensi tsunami dari gempa tersebut. []

Tempo

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru