Gas Melon Langka di Dua Kecamatan Abdya, Masyarakat Antri Hingga Menjelang Subuh

Minggu, 16 April 2023 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGPIDIE (MERCINEWS.COM) – Sudah sepekan terakhir, gas melon sulit ditemukan di kecamatan Kuala Batee dan Babahrot Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Hal ini menyebabkan keluhan warga. Bahkah warga antri hingga menjelang pukul 03:00 pagi untuk mendapatkan gas elpiji 3 kg di pangkalan. Minggu (16-04-2023)

” Kita terpaksa menunggu di pangkalan bahkan menjelang sahur. Kalau tidak antri kita tidak dapat gas”. Kata warga Nila wati warga Gampong Lhok Gajah, Kuala Batee.

Dijelaskanya, di bulan Ramadhan untuk mendapatkan elpiji 3 Kg agak sulit, begitu masuk ke pangkalan langsung habis.

Ia berharap agar pemerintah dan Pertamina dapat menambah pasokan gas 3 Kg untuk Kecamatan Kuala Batee. Hal ini agar dapat mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas 3 Kg.

Sementara itu, Ketua Himpunan wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Aceh, Nahrawi Noerdin meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Abdya untuk melakukan tindakan tegas terhadap pangkalan yang menjual LPG 3 Kg di atas HET.

Baca Juga:  Bazar Murah TNI Kodim Abdya Laris Diserbu Masyarakat

“LPG 3 Kg subsidi pemerintah harus tepat sasaran tidak boleh main-main. Pangkalan harus menjual dengan harga yang telah di tentukan pemerintah setempat,” sebutnya.

Nahrawi juga mempertanyakan agen dan pangkalan membongkar dan menjual pada malam hari.

“Kenapa harus malam hari dibongkar dan dijual, yang seharusnya bisa dilakukan pada siang hari, ini ada indikasi kecurangan dan masyarakat harus memantau dan melaporkan ke Pertamina atau kepada Hiswana Migas jika ditemukan adanya kecurangan,” sebutnya.

Baca Juga:  Polda Papua akan Selidiki Kematian Janggal Dokter Mawar di rumah dinas RSUD Nabire

Selain itu, dia juga menyampaikan agar para pemilik pangkalan menjual gas sesuai dengan HET dan tidak berlaku curang, agar masyarakat bisa membeli gas bersubsidi itu sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Jika ada pelanggaran tolong difoto plang pangkalannya. Hal ini akan saya sampaikan ke Pemkab Abdya agar dapat ditindaklanjuti dan segera menggelar operasi pasar,” ucap Nahrawi Noerdin terkait kelangkaan dan penjualan gas 3 Kg di Abdya. (*)

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB