Dukung Transisi Energi, PTPN IV PalmCo Bangun Pabrik Gas Biometan di Simalungun

Senin, 15 September 2025 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peletakan batu pertama pembangunan pabrik Compressed Bio-Methane Gas (CBG) pertama di Simalungun, Sumatera Utara.(Foto: PTPN IV PalmCo)

Peletakan batu pertama pembangunan pabrik Compressed Bio-Methane Gas (CBG) pertama di Simalungun, Sumatera Utara.(Foto: PTPN IV PalmCo)

SIMALUNGUN, MERCINEWS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo resmi memulai pembangunan pabrik Compressed Bio-Methane Gas (CBG) pertama di Indonesia yang memanfaatkan limbah cair kelapa sawit. Pabrik gas biometan ini dibangun di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tinjowan, Simalungun, dan menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara PalmCo, subholding di bawah PTPN III (Persero), dan PT reNIKOLA Primer Energi, perusahaan energi hijau asal Malaysia. Pembangunan pabrik ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama yang digelar pada akhir pekan lalu.

Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan proyek ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan PalmCo untuk mengembangkan solusi energi hijau berbasis kelapa sawit.

“Dengan kapasitas produksi mencapai 162.000 MMBTU per tahun, pabrik ini berpotensi mengurangi emisi karbon hingga 30.000 ton CO₂ per tahun. Ini setara dengan emisi dari ribuan kendaraan bermotor,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/09/2025).

Gas biometana yang diproduksi berasal dari pengolahan Palm Oil Mill Effluent (POME), yaitu limbah cair hasil proses pengolahan kelapa sawit. Melalui proses pemurnian, biogas dari POME diubah menjadi biometana berkualitas tinggi yang setara dengan gas alam. Selain menghasilkan energi bersih, proyek ini juga menjadi contoh penerapan ekonomi sirkular dengan mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai.

Baca Juga:  Kilang Pertamina di Dumai Meledak, 5 orang Terluka dan Rumah hingga Masjid Rusak

Pabrik CBG ini ditargetkan rampung dalam 14 bulan dan mulai beroperasi penuh pada kuartal IV tahun 2026. Nantinya, gas biometana yang dihasilkan akan dijual kepada PT Pertagas Niaga (PTGN), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN), melalui kontrak jual beli selama 10 tahun dengan skema Build-Own-Operate-Transfer (BOOT).

PalmCo menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan peta jalan (roadmap) dekarbonisasi perusahaan yang menargetkan penurunan emisi hingga 54,46 persen dari skenario bisnis seperti biasa (business as usual) pada tahun 2030.

Groundbreaking pabrik ini menjadi awal dari pengembangan serupa di 20 pabrik kelapa sawit lain milik PalmCo,” tambah Jatmiko.

Sejak 2019, PalmCo telah mengembangkan energi baru terbarukan dengan memanfaatkan POME di sejumlah pabrik sawit di Riau sebagai sumber biogas.

Baca Juga:  Harga Bawang merah bertahan Rp60 ribu per kilogram di Aceh Besar

Presiden Direktur Operasional PT reNIKOLA Primer Energi, Dr. Amran Yusuf, menyampaikan optimisme terhadap kemitraan ini. Menurutnya, kolaborasi antara reNIKOLA dan PalmCo akan mempercepat transformasi energi hijau di sektor perkebunan Indonesia.

“Pabrik CBG pertama di lingkungan BUMN perkebunan ini bukan hanya wujud inovasi teknologi, tetapi juga komitmen kuat terhadap pengurangan emisi karbon dan transisi energi nasional,” ujar Amran.

Pembangunan pabrik ini diharapkan menjadi model inspiratif bagi industri kelapa sawit nasional untuk berkontribusi dalam pengembangan energi alternatif dan pengurangan emisi karbon, sekaligus memperkuat posisi PalmCo sebagai pelopor energi hijau di sektor perkebunan Indonesia.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB