Calang, Mercinews.com – Satu unit boat milik nelayan mengalami kecelakaan laut di kawasan Kuala Krueng Teunom, pada pukul 06.30 WIB dini hari Sabtu (1/6).
Kalak BPBK Aceh Jaya Ag Suhadi menjelaskan, jika kejadian itu terjadi saat boat milik nelayan itu hendak ke luar dari Kuala Krueng Teunom.
“Jadi saat itu boat nelayan hendak ke luar ke laut, saat masih berada di Kuala Krueng Teunom boat nelayan dihantam gelombang hingga tenggelam,” sebutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kejadian itu sendiri ada sebanyak tiga orang korban, dimana dua diantaranya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Sementara satu orang lainnya, masih dalam proses pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Ag Suhadi juga menyebutkan, jika korban yang masih dalam proses pencarian diketahui bernama Anwar (52) warga Desa Panton kecamatan Teunom.
Sementara dua korban lainnya atas nama Syahril (32) dan M Yunus (62), warga desa Alue Ambang, kecamatan Teunom berhasil menyelamatkan diri.
“Saat ini korban masih dalam proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan,” tutupnya.
Sementara itu, Panglima Laot Teunom Hermalizar atau yang lebih dikenal dengan Edo menyebutkan jika saat boat tersebut berlayar kondisi laut sedang angin Barat yang menghasilkan gelombang tinggi.
Menurutnya, boat tersebut awalnya dihantam gelombang tinggi yang kemudian membuat air masuk ke dalam boat hingga menyebabkan tenggelam.
Mengetahui hal itu, para korban sendiri berinisiatif loncat ke luar dan berenang ke bibir pantai yang berjarak sekitar 40 meter dari lokasi kapal dihantam gelombang.
“Mereka berenang ke bibir pantai, dua berhasil selamat satu lagi hilang,” sebutnya.
Selain itu, para korban yang berhasil selamat dan sejumlah nelayan sungai disebutkan sempat melihat korban tenggelam di pusaran gelombang Kuala Krueng Teunom.
Katanya sempat melihat korban tenggelam, tapi memang gelombang di Teunom ini luar biasa bahaya di Aceh Jaya,” tutupnya.
(mc)






