Dukung Swasembada Pangan, PTPN IV PalmCo Siapkan Lahan Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Paser Kaltim

Senin, 9 Februari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kawasan peternakan ayam modern berskala nasional di Kabupaten Paser Kalimantan Timur.(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan kawasan peternakan ayam modern berskala nasional di Kabupaten Paser Kalimantan Timur.(Foto: Dok. PTPN IV PalmCo)

Paser-Kaltim, Mercinews.com – Pemerintah mempercepat agenda swasembada pangan nasional dengan mengembangkan hilirisasi ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir. Salah satu langkah konkret dilakukan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), melalui penyediaan lahan oleh PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo untuk mendukung pembangunan kawasan peternakan ayam modern berskala nasional.

Siaran pers PTPN IV PalmCo, Senin (9/2/2026), menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari pengembangan enam wilayah prioritas nasional yang bertujuan memperkuat kemandirian protein hewani, mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mengurangi ketergantungan impor indukan ayam (parent stock/PS) yang selama ini masih tinggi, terutama di luar Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Suganda menegaskan, pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas fisik, melainkan pembentukan ekosistem peternakan nasional yang berkelanjutan.

“Penguatan hilirisasi ayam terintegrasi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan asal ternak, mencegah kerugian ekonomi, dan memastikan keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis,” ujar Agung.

PTPN IV Berperan Siapkan Aset Lahan

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PTPN IV PalmCo terlibat dalam proyek hilirisasi ayam terintegrasi di Paser dengan peran utama sebagai penyedia aset lahan. Proyek ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) beberapa waktu lalu dan berada dalam skema investasi strategis nasional yang dikoordinasikan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Direktur Strategy and Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo menjelaskan, perusahaan tidak terlibat dalam pendanaan investasi yang diproyeksikan mencapai 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 117 triliun tersebut.

“Peran kami adalah menyiapkan aset lahan perkebunan yang strategis dan siap guna untuk dikembangkan menjadi kawasan peternakan ayam terintegrasi. Pendanaan dan pengelolaan investasi berada dalam ekosistem yang dikoordinasikan oleh Danantara,” kata Ugun.

Baca Juga:  Sinergi TNI dan PTPN IV PalmCo Pulihkan Akses Tiga Desa di Langkat lewat Jembatan Bailey

Ia menambahkan, pengembangan kawasan ini dilakukan melalui pola kemitraan. PTPN IV menyediakan lahan, sementara operasional teknis peternakan dijalankan oleh mitra berpengalaman, termasuk BUMN pangan seperti PT Berdikari (ID FOOD), serta melibatkan koperasi, peternak, dan UMKM lokal.

Produksi Bibit Ayam hingga 10 Juta Ekor per Tahun

Di Paser, proyek difokuskan pada pembangunan fasilitas pembibitan ayam indukan (parent stock) berteknologi tinggi. Sebanyak 14 kandang tertutup (closed house) dirancang untuk menampung hingga 140.000 ekor indukan ayam.

Dari kapasitas tersebut, fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 10 juta ekor day old chick (DOC) per tahun. Produksi lokal ini diharapkan dapat memangkas ketergantungan pasokan bibit ayam dari Pulau Jawa, menekan biaya logistik, serta menjaga stabilitas harga daging ayam dan telur di Kaltim.

“Keberadaan fasilitas ini akan memperkuat rantai pasok regional sekaligus membantu pengendalian inflasi pangan di daerah,” ujar Ugun.

Baca Juga:  TNI Bersama Tentara Diraja Malaysia gotong royong di perbatasan RI

Pemerintah Daerah Sambut Positif

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyambut positif penetapan wilayahnya sebagai salah satu sentra produksi ayam nasional. Sekretaris Daerah Kabupaten Paser Katsul Wijaya menilai kesiapan lahan yang disiapkan PTPN IV menjadi faktor penting dalam keputusan pemerintah pusat.

“Sinergi antara pemerintah pusat, BUMN, dan daerah menjadi kunci. Proyek ini sejalan dengan program penguatan ketersediaan pangan, penanganan stunting, serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat,” kata Katsul.

Selain memperkuat pasokan pangan, proyek ini juga dirancang memberikan dampak ekonomi luas. Keterlibatan koperasi, UMKM, dan peternak rakyat diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal di Kabupaten Paser dan sekitarnya.

Peletakan batu pertama proyek ini turut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah, antara lain Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian, perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Bupati Paser, serta jajaran DPRD dan manajemen PTPN IV.(red)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB