Dosen FISIP UHAMKA Bekali Muballighat Aisyiyah Tangsel dengan Strategi Dakwah Digital

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA, Dr. Hj. Novi Andayani Praptiningsih (kanan) menyerahkan sertifikat pelatihan muballighat yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Tangsel, Ahad (8/3/2026).(Foto: Dok. Aisyiyah Tangsel)

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UHAMKA, Dr. Hj. Novi Andayani Praptiningsih (kanan) menyerahkan sertifikat pelatihan muballighat yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Tangsel, Ahad (8/3/2026).(Foto: Dok. Aisyiyah Tangsel)

Tangsel, Mercinews.com – Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (FISIP UHAMKA), Dr. Hj. Novi Andayani Praptiningsih, membekali para muballighat Aisyiyah Tangerang Selatan (Tangsel) dengan strategi dakwah digital dalam kegiatan Pelatihan Muballighat yang digelar oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Tangsel.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan Aisyah Tangsel tersebut berlangsung pada Ahad (8/3/2026) di SD Muhammadiyah 12 Tangsel.

Dalam pelatihan tersebut, Novi menyampaikan materi bertajuk “Komunikasi Massa dan Dakwah Jamaah”. Materi tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan berbagai platform digital dalam menyebarkan pesan dakwah di tengah perkembangan teknologi informasi.

Ia menjelaskan bahwa dakwah saat ini tidak hanya dilakukan melalui ceramah tatap muka, tetapi juga dapat memanfaatkan media digital seperti Instagram, YouTube, serta berbagai media massa online dan media elektronik, termasuk televisi dan radio.

“Sekarang dakwah tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui platform digital seperti Zoom, Instagram, dan YouTube,” ujar Novi.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai metode dakwah secara luring (tatap muka) maupun daring melalui platform digital seperti Zoom dan Google Meet. Hal ini dinilai penting agar para muballighat mampu menyesuaikan metode dakwah dengan perkembangan zaman.

Pelatihan tersebut bertujuan mengembangkan personalitas, profesionalitas, serta personal branding para muballighat melalui empat aspek utama, yakni kejiwaan atau sikap, pengetahuan, penalaran, serta kecakapan dan keterampilan.

Baca Juga:  KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main

Keempat aspek itu diharapkan menjadi bekal bagi para muballighat dalam menjalankan amanat risalah Islam secara efektif, dengan kepribadian yang unggul, wawasan keislaman yang luas, serta kemampuan komunikasi yang baik di tengah masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 60 peserta calon muballighat yang berasal dari berbagai cabang Aisyiyah di wilayah Tangsel. Selain materi dakwah, para peserta juga mendapatkan pelatihan dasar jurnalistik, termasuk teknik menulis berita menggunakan prinsip 5W1H serta strategi publikasi kegiatan dakwah melalui media massa online.

Melalui pelatihan ini, Aisyiyah berharap para kader muballighat mampu memperluas syiar dakwah sekaligus memperkuat peran perempuan dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.

Baca Juga:  Deni Maulana, Perjalanan Anak Buruh Tani Menembus Prestasi di UGM

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas kader dan sumber daya insani muballighat Aisyiyah, sejalan dengan visi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dan gerakan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Selain aktif sebagai dosen, Novi juga kerap menjadi narasumber dalam berbagai pengajian yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Aisyiyah Benda Baru. Beberapa tema yang pernah disampaikan antara lain “Antisipasi Toxic Relationship dalam Islam” pada 11 Januari 2026 serta “Bersyukur di Bulan Penuh Berkah” pada 15 Februari 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Novi dalam memperkuat pembinaan keagamaan serta literasi dakwah bagi masyarakat, khususnya bagi pengurus dan kader Aisyiyah berkemajuan.(red)

Berita Terkait

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL
PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah
KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main
SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen
Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana
Pendaftaran SIMAK UI 2026 Dimulai, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya
DPR RI dan Komdigi Dorong Penguatan SDM dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital
Deni Maulana, Perjalanan Anak Buruh Tani Menembus Prestasi di UGM

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:27 WIB

Kemendikdasmen Didesak Beri Sanksi Tegas bagi Sekolah yang Menahan Ijazah dan SKL

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:51 WIB

PKBM Langgeng Ikhlas Depok, Sekolah Tanpa Biaya Jadi Harapan Warga Putus Sekolah

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:59 WIB

KPK Soroti Modus Titipan dan Pungli SPMB, Sekolah Diingatkan Jangan Main-main

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

SPMB 2026: Anak Belum 7 Tahun Tetap Bisa Daftar SD, Ini Ketentuan dari Kemendikdasmen

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:55 WIB

Hari Buku Nasional, PTPN IV PalmCo Salurkan Bantuan Buku hingga Daerah Bencana

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB