Dikira Musuh, Tentara Cadangan Rusia Tembak Mati Rekan Sendiri di Dekat Ukraina

Rabu, 8 Maret 2023 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moskow, Mercinews.com – Salah satu tentara cadangan Rusia dilaporkan menembak rekannya sendiri hingga tewas di Kursk, dekat perbatasan Ukraina.

Media Rusia Baza dan ASTRA melaporkan seorang laki-laki dari pasukan mobilisasi parsial menembak mati rekannya di Brigade Senapan Mesin ke-37, Senin (6/3) malam waktu setempat.

Berdasarkan laporan awal, peserta wamil bernama Magomed M (22) mengira telah mendengar penyusup di dekat pos jaga.

“Berhenti. Siapa di sana?” teriak Magomed, seperti dikutip Newsweek.

Tak ada respons apa pun usai terlontar teriakan. Ia kemudian melepas tembakan menggunakan senapan serbu.

Sementara itu, tentara cadangan yang tewas dalam penembakan tersebut yakni Tamir (19) dan satu korban lainnya terluka yakni Vladislav K (22) telah dilarikan ke rumah sakit.

“Ada salah paham di antara tentara,” demikian laporan Baza.

Baca Juga:  Malaysia kirim surat ke Rusia untuk bergabung dengan BRICS

Pada September tahun lalu, Presiden Vladimir Putin mengerahkan 300 ribu tentara cadangan untuk membantu pasukan Rusia perang di Ukraina.

Ketua Komite Pertahanan Rusia Andrey Kartapolov mengatakan peserta wajib militer mungkin dikirim ke daerah perbatasan termasuk Kursk dan Belgorod di dekatnya.

Banyak laporan menyebutkan tentara yang tergabung dalam mobilisasi parsial dikirim ke medan perang tak menerima pelatihan. Jika pun ada, mereka hanya menerima sedikit pelatihan.

Baca Juga:  Rekaman ledakan dahsyat di atas pabrik Yuzhmash di Dnepropetrovsk muncul

Sementara itu, Kursk menjadi arena pertempuran sengit sejak Putin melancarkan invasi.

Laporan tentara Rusia tewas di Kursk bukan kali pertama. Beberapa pekan lalu, enam tentara Rusia tewas dalam ledakan.

Ketika itu, mereka tengah menggunakan kompor untuk memasak. Salah satu tentara kemudian menuangkan bensin ke kompor dan menyebabkan ledakan.

“Hanya tentara yang berhasil kabur ke jalan,” tulis media Baza.

(m/c)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB