Dewan Pers Serahkan Draf Rancangan Perpres Media ke Kominfo

Minggu, 19 Februari 2023 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews – Dewan Pers menyerahkan rancangan peraturan presiden media berkelanjutan kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

Penyerahan diberikan kepada Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong di Jakarta, Jumat, (17/2/ 2023).

Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong menerima draf R-perpres media berkelanjutan dari Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu. (Foto: dok. Dewan Pers)

Draf rancangan perspres tersebut berjudul Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Media Berkualitas. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan dalam proses penyusunannya, Dewan Pers mengundang 11 konstituen untuk membahas materi draf tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyusunan draf tersebut dilakukan dengan menyandingkan usulan tim kelompok kerja (pokja) yang dibentuk Dewan Pers (27 pasal) dan dari Kominfo (13 pasal). Hasil akhir draf terdiri atas 14 pasal,” ujar Ninik.

Baca Juga:  TVRI Aceh Rayakan HUT ke-30, Pj Gubernur: TVRI akan Selalu Kita Butuhkan

Menurut dia, draf ini akan diserahkan kepada presiden dengan tembusan Kemenkominfo sebagai pihak yang mengajukan izin prakarsa. Sebagai bukti bahwa Dewan Pers telah melakukan keterbukaan publik, draf tersebut juga sudah disampaikan di laman Dewan Pers.

Ninik mengatakan materi usul pokja yang tidak tertampung di draf rancangan perpres akan dimasukkan dalam draf peraturan pelaksana.

Baca Juga:  Dewan Pers keluarkan surat edaran Larang Wartawan Minta-minta THR, jelang Lebaran

Untuk pembahasan rancangan perpres antarkementerian, kata Ninik, Dewan Pers menugaskan tiga anggota, yakni Asmono Wikan, Arif Zulkifli, dan Totok Suryanto, serta dua wakil konstituen serta tenaga ahli Dewan Pers.

Di lain sisi, Usman Kansong dalam keterangannya menyatakan, usulan yang disampaikan Dewan Pers akan dibahas mulai hari ini dalam rapat panitia antarkementerian, dengan usulan yang dibahas draf hasil kajian Dewan Pers dan konstituen.

“Minggu depan, saya diminta Setneg untuk membawa draf yang sudah dibahas bersama. Jika memungkinkan, anggota Dewan Pers yang sedang bertugas di luar bisa bergabung dalam aplikasi zoom,” ujar Usman.

Baca Juga:  Ini Bedanya Google AdWords dan Adsense yang Perlu Dipahami

Dia minta agar draf yang disusun pokja disebut sebagai draf Dewan Pers. Hal ini lantaran tim pokja tersebut dibentuk oleh Dewan Pers.

Meyinggung judul draf, Usman mengatakan judul umumnya tidak menyatakan tujuan adanya regulasi. Kendati demikian, ia mengakui diksi jurnalisme berkualitas adalah hal sakral yang menjadi acuan bersama.(*)

Follow Berita Mercinews di Google News

Berita Terkait

Tiongkok luncurkan robot anjing yang bisa menembak senapan mesin dan penyembur api
Apa Itu Turbulensi Pesawat? Begini Penjelasan Lengkapnya
TikTok Tunjuk Sosok Kunci Ini Gagalkan Blokir Joe Biden di AS
Google Cuan Nilainya Tembus Rp 34.106 Triliun
Begini Nasib TikTok di Amerika Serikat, Dijual atau Mati
Google Ketar-Ketir Usai Facebook Dibantai Investor
28 karyawan Google dipecat karena protes proyek Nimbus yang dukung Israel
Wilayah AS bagian California Google Hapus Link Berita

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 04:56 WIB

Tiongkok luncurkan robot anjing yang bisa menembak senapan mesin dan penyembur api

Senin, 27 Mei 2024 - 13:38 WIB

Apa Itu Turbulensi Pesawat? Begini Penjelasan Lengkapnya

Senin, 29 April 2024 - 21:37 WIB

TikTok Tunjuk Sosok Kunci Ini Gagalkan Blokir Joe Biden di AS

Senin, 29 April 2024 - 20:20 WIB

Google Cuan Nilainya Tembus Rp 34.106 Triliun

Sabtu, 27 April 2024 - 12:49 WIB

Begini Nasib TikTok di Amerika Serikat, Dijual atau Mati

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB