Jakarta, Mercinews.com – Silaturahmi Ramadan yang digelar Center of Millenials Productive (CMP) bersama media Mitrapol menjadi momentum untuk memperkuat peran pemuda kreatif di era digital. Kegiatan yang dikemas dalam agenda buka puasa bersama tersebut berlangsung di CMP Coffee, Jalan Raya Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (4/3/2026).
Acara ini dihadiri jajaran pengurus CMP, redaksi Mitrapol, serta sejumlah anggota komunitas kepemudaan. Selain berbuka puasa bersama, kegiatan diisi dengan diskusi mengenai tantangan dan peluang generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi yang kian pesat.
Sekretaris CMP, Yono, mengatakan, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan sekaligus merefleksikan peran generasi muda dalam pembangunan. Ia menyebut, penguasaan teknologi perlu diimbangi dengan karakter dan etika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin mendorong generasi muda agar tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial,” ujar Yono.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Mitrapol, Dadang Rachmat, menekankan pentingnya kolaborasi antara media dan komunitas kepemudaan. Menurutnya, ruang digital memerlukan kontribusi konten yang edukatif dan konstruktif.
“Media memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang mencerahkan. Kolaborasi dengan komunitas pemuda menjadi bagian dari upaya membangun ruang publik yang sehat,” kata Dadang yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat.
Dalam diskusi tersebut, peserta membahas pemanfaatan media sosial, literasi digital, serta tantangan penyebaran informasi di tengah arus digitalisasi. Generasi muda dinilai memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan, terutama dalam menciptakan konten kreatif dan produktif.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi CMP untuk menjadi pusat penggerak generasi muda yang inovatif dalam menyongsong Generasi Emas 2045, dengan fokus pada penguatan kemandirian ekonomi, kesehatan, dan pangan.
Selain literasi digital, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian pesan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.(red)






