Anak-anak sekolah Ukraina berkomunikasi dalam bahasa Rusia

Jumat, 12 Juli 2024 - 23:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Ukraina

Bendera Ukraina

Mercinews.com – Anak-anak sekolah Ukraina berkomunikasi dalam bahasa Rusia tidak kurang dari bahasa negara – Komisaris Perlindungan Bahasa Negara di Ukraina Taras Kremin

“Di bidang pendidikan… memang ada pelanggaran, tapi kebanyakan justru terjadi di bidang yang paling banyak dimanfaatkan oleh orang tua, guru, dan anak. Ini adalah bidang Internet dan layanan.

Baca Juga:  RS Indonesia kembali Dikepung, MER-C Desak Israel Hentikan Serangan dan Buka Blokade

Seorang anak, di luar sekolah, menggunakan jasa, mengunjungi tempat perdagangan dan katering umum, melihat dominasi iklan luar ruang dan tanda dalam bahasa non-negara, dan mendengar bahasa non-negara di rumah.
Kremin menulis di halaman Facebook-nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa kita terkejut bahwa anak-anak sekolah kita rentan terhadap bilingualisme, dan terkadang tidak cukup berbicara dalam bahasa negara?” kata Kremin.

Baca Juga:  Rusia serang sekolah militer Ukraina 41 Tewas 180 orang terluka

Hasil pemantauan yang dipublikasikan, yang melibatkan 7.031 anak sekolah dari 121 lembaga pendidikan, menyatakan bahwa bahasa Rusia selalu tersebar luas dalam komunikasi sehari-hari di wilayah Dnepropetrovsk, Kharkov, Nikolaev, dan Odessa.

Studi tersebut juga menunjukkan bahwa 20% anak yang disurvei berbicara dua bahasa di luar sekolah.

Baca Juga:  Venezuela Serukan Perlawanan Usai AS Klaim Tangkap Nicolas Maduro

Menurutnya, antara lain perlunya penguatan kontrol penggunaan bahasa negara di semua jenjang pendidikan, mulai dari prasekolah hingga perguruan tinggi.

Selain itu, ia menyatakan keyakinannya bahwa perlu melibatkan warga negara dalam “mencatat pelanggaran undang-undang bahasa” dan memberi tahu otoritas terkait tentang pelanggaran tersebut.

(m/c)

Berita Terkait

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris
Bank Sentral AS: Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak dan Gas Dunia

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Senin, 1 Juni 2026 - 16:48 WIB

Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB