BANYUASIN-SUMSEL, MERCINEWS.COM – Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), dijadwalkan akan dilantik pada Selasa (10/11/2026) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Banyuasin.
Menjelang pelantikan bertepatan dengan Hari Pahlawan, jajaran pengurus AMKI Banyuasin telah melakukan audiensi dengan Bupati Banyuasin, Askolani, di Guest House Rumah Dinas Bupati, Jumat (23/10/2026).
Ketua AMKI Kabupaten Banyuasin, Asnaini Khamsin, mengatakan, pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan organisasi sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Audiensi tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bidang Infrastruktur Salni Pajar serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Banyuasin, Titin Yariyanti, yang mewakili pelaksana tugas kepala dinas.
Asnaini menjelaskan, AMKI Banyuasin akan menjadi wadah pengembangan kemampuan para pelaku media dan konten kreator, khususnya dalam meningkatkan kualitas serta tanggung jawab dalam menghasilkan konten digital.
Organisasi tersebut juga berencana memberikan pendidikan, pembinaan, dan pendampingan kepada anggota, termasuk ketika menghadapi persoalan hukum yang berkaitan dengan aktivitas pembuatan konten.
Menurut Asnaini, keanggotaan AMKI Banyuasin terbuka bagi masyarakat yang memiliki minat dalam pembuatan konten media sosial, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Banyuasin.
Keanggotaan juga tidak dibatasi berdasarkan usia maupun latar belakang profesi.
“Kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki minat dan hobi membuat konten untuk bergabung menjadi anggota AMKI,” kata Asnaini dalam keterangannya, Mingg (25/10/2026).
Siapkan Kerja Sama dengan Sejumlah Instansi
Setelah pelantikan, AMKI Banyuasin berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi, antara lain Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, sekolah menengah atas, kepolisian, serta Kejaksaan Negeri Banyuasin.
Kerja sama tersebut diarahkan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai pembuatan konten digital yang menarik, informatif, serta bertanggung jawab, terutama bagi kalangan pelajar.
Asnaini menilai, perkembangan media sosial perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika digital, ketepatan informasi, dan aspek hukum dalam publikasi konten.
Selain itu, AMKI Banyuasin menargetkan dapat menghimpun ratusan konten kreator, baik pemula maupun yang telah berpengalaman, untuk bergabung dalam organisasi.
“Kami juga sedang menjadwalkan audiensi dengan Wakil Bupati Banyuasin. Saat pelantikan nanti, masyarakat diperkenankan hadir dan dapat langsung mendaftarkan diri menjadi anggota AMKI,” ujar Asnaini.
Rencanakan Pembinaan Konten Kreator di Bidang Kriminalitas
AMKI Banyuasin juga berencana mengembangkan program pembinaan bagi anggota yang memiliki minat membuat konten terkait peristiwa kriminalitas dan kegiatan kepolisian.
Menurut Asnaini, pihaknya akan mengajukan kerja sama dengan Polres Banyuasin agar anggota yang telah mengikuti pembinaan dapat melakukan peliputan atau pembuatan konten sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menjelaskan, anggota yang mengikuti program tersebut nantinya akan mendapatkan bimbingan khusus dan surat tugas dari organisasi.
“Bagi anggota yang senang membuat konten kriminal, kami akan mengajukan kerja sama dengan Polres agar dapat bertugas di wilayah polsek sesuai domisili masing-masing, tentunya setelah mengikuti bimbingan khusus dan menerima surat tugas dari organisasi,” kata Asnaini.
Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tersebut tetap harus mengikuti ketentuan hukum, prosedur kepolisian, serta batas kewenangan organisasi.
Asnaini menambahkan, AMKI Banyuasin juga membuka kemungkinan pembentukan kepengurusan hingga tingkat kecamatan seiring bertambahnya jumlah anggota.
Melalui berbagai program tersebut, AMKI Banyuasin berharap dapat menjadi wadah pengembangan kompetensi konten kreator sekaligus mendorong terciptanya ekosistem media digital yang lebih profesional dan bertanggung jawab.(red)






