Jakarta, Mercinews.com – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) RI, Gugun Gumilar, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-67 kepada Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.
“Selamat milad ke-67 kepada Bapak Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.,” ucap Gugun melalui keterangan tertulis, Rabu (24/6/2026).
Gugun mendoakan agar Nasaruddin Umar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas sebagai Menag serta Imam Besar Masjid Istiqlal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap Nasaruddin Umar terus menjadi figur yang menghadirkan semangat persatuan, kesatuan, dan harmoni kehidupan beragama di Indonesia.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin Kementerian Agama dan Masjid Istiqlal serta terus menjadi suluh penerang bagi persatuan, kesatuan, dan harmoni beragama di Indonesia,” ujarnya.
Gugun juga menegaskan komitmen Kementerian Agama (Kemenag) dan Masjid Istiqlal sebagai institusi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kementerian Agama untuk semua, Masjid Istiqlal untuk semua,” katanya.
Jejak Akademik dan Karier
Nasaruddin Umar saat ini menjabat Menag RI dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta. Ia lahir di Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959.
Karier akademiknya dimulai di IAIN Alauddin Makassar. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Syariah, ia melanjutkan studi magister dan doktoral di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan konsentrasi Tafsir Al-Qur’an.
Ia juga pernah mengikuti program postdoctoral di School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London, Inggris, serta Georgetown University, Amerika Serikat.
Di lingkungan akademik, Nasaruddin Umar dikenal sebagai Guru Besar Tafsir pada Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ia juga pernah menjabat Rektor Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta periode 2020-2024.
Sebelum dipercaya menjadi Menag, Nasaruddin Umar telah lama berkiprah di lingkungan Kemenag.
Ia pernah menjabat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada 2006-2011 dan Wakil Menteri Agama pada 2011-2014.
Pada 21 Oktober 2024, Presiden Prabowo Subianto melantik Nasaruddin Umar sebagai Menag RI.
Selain aktif di pemerintahan, Nasaruddin Umar juga terlibat dalam berbagai organisasi keagamaan, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia juga mendirikan Nusantara Institute yang berfokus pada kajian keislaman dan kebangsaan.
Sebagai cendekiawan Muslim, Nasaruddin Umar dikenal melalui berbagai karya dan gagasannya mengenai tafsir Al-Qur’an, moderasi beragama, dialog antaragama, serta isu kesetaraan gender dalam perspektif Islam.
Berbekal pengalaman akademik dan birokrasi yang panjang, ia kerap dipandang sebagai salah satu tokoh yang mendorong penguatan harmoni dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.(red)






