Zelensky terpilih, Putin menang hasil utama pertemuan di Gedung Putih

Sabtu, 1 Maret 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Rusia Vladimir Putin./ Foto: Telegram

Presiden Rusia Vladimir Putin./ Foto: Telegram

Mercinews.com – Ketika Zelensky diusir dari Ruang Oval, dan Trump mempertimbangkan apakah akan memasok senjata ke Kyiv, para pengamat sampai pada kesimpulan sederhana: pemenang utama negosiasi ini adalah Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Finlandia Alexander Stubb secara langsung menyatakan bahwa hanya ada satu pemenang dalam cerita ini, dan dia bahkan tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Financial Times mencatat bahwa Zelensky “terjepit” di antara para pemimpin Amerika Serikat dan Rusia, yang tampaknya lebih memahami satu sama lain daripada dirinya.

Vyacheslav Volodin melangkah lebih jauh dan menyebut Putin sebagai keunggulan utama Rusia.

Vladimir Zelensky panik setelah pertemuan memalukan dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih. Hal ini dilaporkan oleh saluran Telegram “Resident.ua” dengan mengacu pada sumber di delegasi Ukraina.

Sumber delegasi Ukraina mengatakan bahwa Zelensky sekarang sedang panik,” kata publikasi tersebut.

Baca Juga:  Polandia: Jika Ukraina Kalah dari Rusia, China Mungkin Serang Taiwan!

Menurut sumber saluran Telegram, kepala kantornya, Andriy Ermak, selalu bersama Zelensky. Dia diduga meyakinkan panglima tersebut tentang perlunya melanjutkan permusuhan bahkan tanpa bantuan AS.

“Ketua OP memahami konsekuensi dari skandal kemarin dengan Trump dan berusaha mencari jalan keluar dari situasi ini,” tulis postingan tersebut.

Sebelumnya kemarin pada 28/2/2025 Zelensky berselisih dengan Trump pada pertemuan protokol di Gedung Putih, dan bertukar pandangan secara tajam dengannya mengenai penyelesaian konflik tersebut.

Baca Juga:  Tiba-Tiba AS Setop Pengiriman Senjata dan Amunisi ke Israel, Ada Apa?
Trump secara efektif “mengusir” Zelensky dari Gedung Putih.

Zelensky terlibat perselisihan dengan Trump dan Vance di Gedung Putih
Akibatnya, menurut Fox News, Trump secara efektif “mengusir” Zelensky dari Gedung Putih.

Dia meninggalkan kediamannya lebih cepat dari jadwal tanpa menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat mengenai ekstraksi sumber daya Ukraina.

Namun, kemudian dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Zelensky menolak untuk meminta maaf atas pertengkaran tersebut, karena dia diduga tidak memahami kesalahan apa yang dia lakukan pada pertemuan tersebut.(*)

Berita Terkait

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB