Trump Ajukan Anggaran Militer Terbesar dalam Sejarah Modern AS

Minggu, 5 April 2026 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Dok. AFP)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Dok. AFP)

Mercinews.com – Pemerintahan Donald Trump mengajukan tambahan anggaran militer untuk tahun fiskal 2027 senilai 1,5 triliun dollar AS di tengah konflik Amerika Serikat (AS) yang masih berlangsung dengan Iran.

Proposal yang dirilis Gedung Putih tersebut disampaikan kepada Kongres pada Jumat (3/4/2026) dan mencerminkan peningkatan anggaran pertahanan lebih dari 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Jika disetujui, nilai tersebut akan menjadi yang terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.

Dalam dokumen anggaran, pemerintah AS menyatakan bahwa peningkatan dana difokuskan untuk memperkuat kapasitas militer, termasuk pengadaan persenjataan, penguatan armada Angkatan Laut, serta modernisasi sistem pertahanan, termasuk pengembangan sistem pertahanan rudal.

Pengajuan anggaran ini juga dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan militer akibat konflik dengan Iran.

Pemerintah AS disebut mengalokasikan dana besar untuk menjaga kesiapan tempur serta mengisi kembali persediaan amunisi yang digunakan dalam operasi militer.

Baca Juga:  Dari Lapangan ke Istana: David Beckham Raih Gelar 'Sir' Berkat Dedikasi di Sepak Bola dan Kemanusiaan

Di sisi lain, pemerintah juga mengusulkan pengurangan anggaran non-pertahanan sebesar 73 miliar dollar AS atau sekitar 10 persen.

Pemangkasan tersebut mencakup sejumlah program domestik, seperti layanan kesehatan, perumahan, dan program sosial lainnya.

Namun, dalam proposal tersebut tidak dicantumkan tambahan anggaran terpisah sebesar 200 miliar dollar AS yang sebelumnya diajukan untuk mendukung operasi militer terkait konflik Iran.

Baca Juga:  Keluarga Biden mulai diskusi pengunduran dirinya dari pemilihan presiden

Sebelumnya, untuk tahun fiskal 2026, pemerintah AS mengusulkan anggaran pertahanan sekitar 1,01 triliun dollar AS sebelum kemudian disesuaikan menjadi sekitar 900 miliar dollar AS, dengan tambahan pendanaan sebesar 150 miliar dollar AS untuk kebutuhan militer.

Pengajuan anggaran terbaru ini disampaikan di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari satu bulan.

Situasi tersebut turut memengaruhi stabilitas pasokan energi global serta dinamika pasar internasional.((red)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB