Tembus USD 3,5 Miliar! Prabowo Borong Tiga Kesepakatan Raksasa dari Prancis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.00 WIB pada Sabtu (30/5/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan di Prancis. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.00 WIB pada Sabtu (30/5/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan di Prancis. (Foto: Dok. BPMI Setpres)

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pukul 10.00 WIB pada Sabtu (30/5/2026) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan di Prancis. Lawatan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan ekonomi dengan nilai total mencapai USD 3,5 miliar.

Kesepakatan tersebut lahir melalui peluncuran France Indonesia High Level Business Council yang dibentuk bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Forum bisnis tingkat tinggi itu turut mempertemukan 30 pimpinan industri dan perusahaan besar dari Indonesia dan Prancis dengan total kapitalisasi pasar gabungan mencapai sekitar USD 1,3 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menilai pembentukan dewan bisnis ini menjadi sarana untuk mempercepat kerja sama ekonomi kedua negara.

“Kita butuh kemitraan yang langsung berdampak ke rakyat. Dewan ini jawabannya,” ujar Prabowo.

Pemerintah menyebut terdapat empat kesepakatan komersial baru yang difokuskan pada tiga sektor utama, yakni ketahanan energi, perdagangan dan pertahanan.

Baca Juga:  Macron ajak China, rencana negosiasi antara Rusia dan Ukraina

Pada sektor energi, kerja sama mencakup investasi serta transfer teknologi dalam pengembangan energi bersih.

Di bidang perdagangan, kesepakatan diarahkan pada perluasan akses pasar bagi produk unggulan Indonesia ke Eropa.

Sementara di sektor pertahanan, kerja sama mencakup modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan penguatan industri pertahanan nasional.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmen negaranya untuk menjadi mitra jangka panjang Indonesia, terutama dalam penguatan kerja sama ekonomi.

Baca Juga:  Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Capai Rp 75.450 per Kg

“Hubungan kita bukan hanya soal politik, tapi ekonomi yang nyata untuk menciptakan lapangan kerja,” kata Macron.

Dengan tambahan kesepakatan senilai USD 3,5 miliar tersebut, pemerintah menilai upaya peningkatan investasi dan penguatan rantai pasok nasional semakin terbuka, sejalan dengan target pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

Sebelumnya, Prabowo dan Macron juga menggelar jamuan santap malam kenegaraan di Istana Élysée sebagai penutup rangkaian agenda diplomasi ekonomi kedua negara.(red)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB