Srikandi PalmCo Turun Tangan, Pelayanan Medis bagi Pengungsi Dimaksimalkan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PalmCo mengerahkan Srikandi PalmCo untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Dua posko darurat didirikan di area Kebun Hapesong dan Batangtoru.(Foto:Dok.PalmCo)

PalmCo mengerahkan Srikandi PalmCo untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal. Dua posko darurat didirikan di area Kebun Hapesong dan Batangtoru.(Foto:Dok.PalmCo)

Mercinews.com – Srikandi PalmCo turun tangan memperkuat pelayanan medis bagi para pengungsi yang terdampak bencana di wilayah Batangtoru. Bersama tim medis PalmCo, mereka mendirikan posko darurat, memberikan layanan kesehatan intensif, serta memastikan kelompok rentan terutama perempuan dan anak-anak mendapat pendampingan yang memadai.

Direktur Utama PalmCo Jatmiko K. Santosa menyatakan bahwa keselamatan warga selalu menjadi prioritas perusahaan. Keberadaan Srikandi PalmCo akan memaksimalkan layanan kesehatan.

“Kami hadir sepenuhnya untuk memastikan setiap warga dan pekerja mendapatkan layanan yang layak, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Direktur Keuangan PalmCo Hilda Savitri turut turun langsung ke lokasi pengungsian. Ia memastikan bahwa kebutuhan nonteknis, termasuk dukungan psikososial bagi perempuan dan anak-anak, tetap diperhatikan.

Baca Juga:  PalmCo Tanggap Bencana, Sediakan Dua Kebun untuk Posko Pengungsian

“Penanganan harus menyeluruh. Tidak hanya teknis, tetapi juga aspek kemanusiaan,” ujarnya.

PalmCo membuka dua posko darurat di Afdeling I Kebun Hapesong dan Afdeling V Kebun Marpinggan. Kedua posko tersebut kini menampung lebih dari 1.200 pengungsi dan menjadi pusat koordinasi evakuasi serta pelayanan kesehatan.

Di Afdeling I Kebun Hapesong, layanan medis dipimpin dr. Mery Marlina Hasibuan dari Klinik Sri Pamela Batangtoru. Tim medis Srikandi PalmCo menangani sekitar 550 pengungsi dengan dukungan para bidan dan perawat lapangan yang siap siaga memberikan perawatan dasar maupun rujukan awal.

Dua bidan, Mayasari dan Wirna Juliani Batubara, ditempatkan khusus untuk menangani kesehatan perempuan, anak-anak, serta kelompok rentan lainnya. Kehadiran mereka memastikan pemantauan kesehatan dilakukan secara berkala dan respons cepat dapat diberikan jika terjadi kondisi darurat.

Baca Juga:  Hari Air Sedunia Jadi Momentum PalmCo Perluas Akses Air Bersih di Indonesia

Bantuan Kemanusiaan Disalurkan

Selain pelayanan medis, PalmCo menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, air bersih, obat-obatan, selimut, serta kebutuhan mendesak lainnya. Distribusi bantuan dilakukan bersama pemerintah desa dan tim gabungan agar tepat sasaran.

Kepala Desa Simatohir, Juniadi Pohon, menyampaikan apresiasi kepada PalmCo atas respons cepat dan dukungan yang diberikan. “Bantuan ini sangat berarti. Warga merasa tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujarnya.

Hilda Savitri menambahkan bahwa PalmCo akan tetap berada di lapangan selama masyarakat membutuhkan.

“Kami memastikan dukungan penuh, mulai dari kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan dasar. Tidak boleh ada warga yang terabaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Halalbihalal PTPN IV PalmCo: Ajang Silaturahmi Sekaligus Penguatan Kinerja Perusahaan

Komitmen untuk Pemulihan

Tim kesehatan dan relawan PalmCo hingga kini masih bekerja menjaga stabilitas pelayanan, termasuk pemantauan berkelanjutan terhadap anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa, kembali menegaskan komitmen perusahaan untuk mendampingi warga hingga tahap pemulihan.

“Kami tidak hanya hadir sebagai perusahaan, tetapi sebagai bagian dari komunitas. Dalam kondisi apa pun, PalmCo akan selalu berdiri bersama masyarakat,” ujarnya.

PalmCo mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kerja sama di lapangan agar pemulihan dapat berlangsung cepat dan menyeluruh. Dengan kolaborasi dan kepedulian, masyarakat terdampak diharapkan dapat segera kembali bangkit.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru