MALUT, MERCINEWS.COM – Satgas TNI AU berhasil mengamankan sembilan paket nikel berbahaya dari seorang penumpang di Bandara Khusus Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (5/12/2025). Paket nikel tersebut termasuk dangerous goods Kelas 5 yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.
Siaran pers Penerangan Lanud Leo Wattimena, Senin (8/12) menyebutkan, pengamanan dilakukan di bawah kendali Pangkodau III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito. Tim dipimpin Komandan Lanud Leo Wattimena selaku Dansatgasud dan melibatkan unsur Dukungan Operasi Penerbangan (Dukopsbang) serta Pengamanan dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU.
Sembilan paket yang diamankan terdiri dari lima paket nikel tidak murni dan empat paket nikel murni berbentuk serbuk. Dangerous goods Kelas 5, termasuk zat pengoksidasi dan peroksida organik, dapat mempercepat pembakaran dengan melepaskan oksigen. Barang jenis ini berisiko tinggi bila diangkut melalui pesawat terbang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini terungkap saat personel Dukopsbang bersama petugas aviation security (Avsec) Bandara Weda Bay melakukan pemeriksaan rutin proses check-in penerbangan rute Weda Bay – Manado. Mesin X-ray menunjukkan tampilan mencurigakan berupa serbuk di bagasi seorang penumpang berinisial M.Y., pegawai salah satu tenant mitra PT IWIP.
Tim gabungan TNI AU dan Avsec kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dengan bantuan penerjemah. M.Y. mengaku membawa sampel bahan uji, namun petugas menilai barang itu terlalu berisiko untuk dibawa ke dalam pesawat.
Temuan tersebut segera dilaporkan ke pihak maskapai melalui station manager, yang memastikan paket nikel tidak dapat diangkut. Pihak Imigrasi dan Bea Cukai juga dilibatkan untuk pemeriksaan dokumen dan pengawasan barang bukti sesuai aturan.
Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan kesiapsiagaan Satgas TNI AU dan Avsec, serta sinergi dengan pihak maskapai, Imigrasi, dan Bea Cukai, dalam menjaga keselamatan penerbangan di Bandara Weda Bay dan mencegah potensi ancaman bagi penerbangan sipil.(red)






