Satgas TNI AU Amankan Nikel Berbahaya di Bandara Khusus Weda Bay

Senin, 8 Desember 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas TNI AU mengamankan paket nikel berbahaya di Bandara Khusus Weda Bay, Malut, Jumat (5/12/2025).(Foto: Dok. Pen LWM)

Satgas TNI AU mengamankan paket nikel berbahaya di Bandara Khusus Weda Bay, Malut, Jumat (5/12/2025).(Foto: Dok. Pen LWM)

MALUT, MERCINEWS.COM – Satgas TNI AU berhasil mengamankan sembilan paket nikel berbahaya dari seorang penumpang di Bandara Khusus Weda Bay, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (5/12/2025). Paket nikel tersebut termasuk dangerous goods Kelas 5 yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Siaran pers Penerangan Lanud Leo Wattimena, Senin (8/12) menyebutkan, pengamanan dilakukan di bawah kendali Pangkodau III, Marsda TNI Dr. Azhar Aditama Djojosugito. Tim dipimpin Komandan Lanud Leo Wattimena selaku Dansatgasud dan melibatkan unsur Dukungan Operasi Penerbangan (Dukopsbang) serta Pengamanan dari Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI AU.

Baca Juga:  Nobar Piala Dunia 2026, Lanud Halim Perdanakusuma Perkuat Kebersamaan dengan Masyarakat

Sembilan paket yang diamankan terdiri dari lima paket nikel tidak murni dan empat paket nikel murni berbentuk serbuk. Dangerous goods Kelas 5, termasuk zat pengoksidasi dan peroksida organik, dapat mempercepat pembakaran dengan melepaskan oksigen. Barang jenis ini berisiko tinggi bila diangkut melalui pesawat terbang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terungkap saat personel Dukopsbang bersama petugas aviation security (Avsec) Bandara Weda Bay melakukan pemeriksaan rutin proses check-in penerbangan rute Weda Bay – Manado. Mesin X-ray menunjukkan tampilan mencurigakan berupa serbuk di bagasi seorang penumpang berinisial M.Y., pegawai salah satu tenant mitra PT IWIP.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Uji Serangga Penyerbuk Asal Afrika di Simalungun

Tim gabungan TNI AU dan Avsec kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dengan bantuan penerjemah. M.Y. mengaku membawa sampel bahan uji, namun petugas menilai barang itu terlalu berisiko untuk dibawa ke dalam pesawat.

Baca Juga:  Asyik Berjudi Oknum Kepala Sekolah dan Rekannya di Abdya Diringkus Polisi

Temuan tersebut segera dilaporkan ke pihak maskapai melalui station manager, yang memastikan paket nikel tidak dapat diangkut. Pihak Imigrasi dan Bea Cukai juga dilibatkan untuk pemeriksaan dokumen dan pengawasan barang bukti sesuai aturan.

Keberhasilan pengamanan ini menunjukkan kesiapsiagaan Satgas TNI AU dan Avsec, serta sinergi dengan pihak maskapai, Imigrasi, dan Bea Cukai, dalam menjaga keselamatan penerbangan di Bandara Weda Bay dan mencegah potensi ancaman bagi penerbangan sipil.(red)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Selama 15 Hari Pascagempa, Lanud Halim Berangkatkan 729,9 Ton Bantuan ke NTT
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Lanud Halim Kerahkan C-130 Hercules Angkut Pompa Air dan Peralatan Karhutla ke Kalimantan
Danlanud Halim Dampingi Seskab Cek Kesiapan Bantuan Bencana untuk NTT
Lanud Halim Perdanakusuma Terus Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke NTT

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:39 WIB

Selama 15 Hari Pascagempa, Lanud Halim Berangkatkan 729,9 Ton Bantuan ke NTT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB