Pada tengah malam 3 Juli, badai magnet kelas G1 akan menghantam Bumi

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Bandai Matahari

Foto: Ilustrasi Bandai Matahari

Mercinews.com – Pada malam tanggal 3 Juli 2024, diperkirakan akan terjadi badai magnet dahsyat yang dapat berdampak signifikan terhadap Bumi.

Badai magnet muncul akibat interaksi angin matahari dengan magnetosfer bumi. Angin matahari adalah aliran partikel bermuatan yang dipancarkan Matahari.

Ketika jilatan api matahari melepaskan partikel-partikel ini dalam jumlah besar, mereka dapat mencapai Bumi dan menyebabkan badai magnet. Seperti diberitakan Day.Az Selasa (2/7) dengan mengacu pada media Rusia, hal ini diberitakan di situs Laboratorium Astronomi Surya dari Institut Penelitian Luar Angkasa Federasi Rusia dan Institut Fisika Matahari-Terestrial.

Puncaknya, menurut jadwal para ilmuwan, akan terjadi pada pukul 01:00 waktu Baku pada hari Kamis Tanggal 4 juli Sekitar pukul 7 pagi badai akan mulai mereda, dan pada pukul 1 siang magnetosfer akan tenang.

Badai magnet diklasifikasikan dalam skala dari G1 hingga G5, dengan G1 sebagai badai ringan dan G5 sebagai badai ekstrem. Badai yang diperkirakan akan terjadi pada 3 Juli 2024 untuk sementara dinilai sebagai G4, yang menunjukkan intensitas tinggi.

Badai seperti ini dapat menimbulkan akibat yang serius bagi berbagai bidang kehidupan.

Pertama-tama, hal ini dapat mempengaruhi pengoperasian sistem satelit. Sistem navigasi seperti GPS mungkin mengalami gangguan dan kesalahan. Kedua, gangguan dalam pengoperasian jaringan listrik mungkin terjadi. Pada tahun 1989, badai magnet menyebabkan pemadaman listrik di Quebec, Kanada, menyebabkan jutaan orang kehilangan aliran listrik.

Baca Juga:  Suroto Cerita Saat Vina Minta Tolong dan ada 2 polisi Bawa kedua korban

Selain itu, badai magnet dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama mereka yang menderita penyakit kardiovaskular. Dokter menyarankan untuk menghindari aktivitas fisik pada hari-hari tersebut dan memantau kesehatan Anda. Orang dengan penyakit kronis harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang tindakan pencegahan.

Badai magnet sebesar ini terakhir terjadi pada Oktober 2023. Hal ini menyebabkan gangguan signifikan terhadap komunikasi dan jaringan listrik di Eropa dan Amerika Utara. Pengalaman badai ini membantu Anda lebih mempersiapkan diri menghadapi acara mendatang

Baca Juga:  Gerhana Matahari Total Senin 8 April 2024, ini Wilayah yang Gelap

Perlu diingat bahwa menurut para ilmuwan, tahun ini Matahari akan mencapai puncak aktivitasnya, yang akan menimbulkan badai magnet di Bumi yang akan terjadi beberapa kali dalam sebulan. Pada akhir tahun, aktivitas mungkin menurun.

Badai magnet adalah fenomena alam yang telah dipelajari umat manusia untuk dijalani. Namun, setiap kejadian mengingatkan kita akan kekuatan alam
untuk bersiap menghadapinya.

(m/ci)

Berita Terkait

Sebuah meteor “hijau” terlihat jatuh di Ukraina selatan dan Turki
Para ilmuwan telah menemukan Planet yang berpotensi cocok untuk kehidupan
Gerhana Matahari Total Senin 8 April 2024, ini Wilayah yang Gelap
Gerhana Matahari Total 8 April Bareng Ledakan Hebat
MUI: Gerhana Matahari Peringatan bagi Manusia di Muka Bumi
Ini Wilayah yang Akan Alami Gerhana Matahari Total 20 April, Aceh tidak dapat melihatnya
Heboh ‘Bulan Bintang’ di Langit Medan, Begini Penjelasan BMKG
Gerhana Matahari Akan Terjadi Saat Ramadhan 2023 Catat Tanggalnya!
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juli 2024 - 21:13 WIB

Sebuah meteor “hijau” terlihat jatuh di Ukraina selatan dan Turki

Rabu, 3 Juli 2024 - 00:52 WIB

Pada tengah malam 3 Juli, badai magnet kelas G1 akan menghantam Bumi

Kamis, 30 Mei 2024 - 00:58 WIB

Para ilmuwan telah menemukan Planet yang berpotensi cocok untuk kehidupan

Sabtu, 6 April 2024 - 20:53 WIB

Gerhana Matahari Total Senin 8 April 2024, ini Wilayah yang Gelap

Rabu, 3 April 2024 - 14:37 WIB

Gerhana Matahari Total 8 April Bareng Ledakan Hebat

Berita Terbaru

AFP melalui Getty Images

Olahraga

Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Senin, 15 Jul 2024 - 23:28 WIB