Jakarta, Mercinews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menyusun berbagai agenda bertaraf internasional sebagai bagian dari persiapan menyambut perayaan lima abad atau 500 tahun Jakarta pada 2027.
Rangkaian kegiatan menyambut lima abad Jakarta itu direncanakan berlangsung sepanjang tahun dan melibatkan partisipasi dari berbagai negara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan, persiapan perayaan lima abad tahun Jakarta akan dimulai dengan pembentukan tim kerja khusus yang bertugas menyusun kepanitiaan serta kalender kegiatan selama 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembentukan tim tersebut dijadwalkan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta yang akan digelar tahun 2026.
“Mungkin izinkan saya besok pada ulang tahun Jakarta yang ke-499 kita akan menentukan tim kerja untuk menjadi ketua panitia tahun 2027 dengan kalender kegiatannya dari mulai Januari sampai Desember itu sudah kita buat program,” kata Rano dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Rano, penyusunan kalender kegiatan menjadi langkah penting karena perayaan lima abad Jakarta tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga untuk menarik perhatian komunitas internasional.
Karena itu, lanjutnya, sejumlah kegiatan yang selama ini telah menjadi agenda tahunan akan ditingkatkan skalanya agar mampu menghadirkan peserta dan pengunjung dari berbagai belahan dunia.
“Karena kenapa kita bikin kalender ini? Karena yang kita libatkan bukan hanya lokal Indonesia tapi kita undang luar negeri,” ujarnya.
Indonesian World Dance Festival
Salah satu agenda yang diproyeksikan naik kelas adalah Indonesian World Dance Festival (IWDF).
Rano berharap festival tersebut benar-benar menjadi ajang tari dunia dengan melibatkan peserta dari berbagai benua.
Menurutnya, ke depan festival itu dapat menghadirkan penampil dari Asia, Eropa, Afrika, hingga kawasan lainnya sehingga memperkuat posisi Jakarta sebagai kota budaya dan destinasi event internasional.
“Kalau sekarang mungkin hanya Korea, tapi kalau besok bisa kita punya lima penampilan dari lima benua. Enggak usah banyak, mungkin Afrika dua, Eropa dua, Asia dua. Kita bisa cari ada Thailand, ada Jepang, ada Korea,” katanya.
Rano menambahkan, selain festival budaya, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan agenda internasional besar lainnya yang akan diumumkan pada Oktober mendatang di Tokyo, Jepang.
Meski belum mengungkap detail kegiatan tersebut, Rano memastikan agenda itu akan menjadi salah satu program unggulan dalam rangkaian perayaan 500 tahun Jakarta.
“Karena kebetulan besok juga saya enggak boleh declare, maka tadi saya katakan artinya bulan Oktober tahun depan, Jakarta punya kegiatan city yang luar biasa,” ujarnya.
Masih menurut Rano, peringatan lima abad Jakarta merupakan momentum penting untuk menunjukkan transformasi ibu kota sebagai kota global yang terbuka terhadap kolaborasi internasional di bidang budaya, ekonomi, pariwisata dan kreativitas.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang akan digelar menjelang dan selama perayaan 500 tahun Jakarta.
“Jakarta akan berusia 500 tahun, karena itu mungkin ada anak-anak bisa melihat lambang di depan ada tanda lima abad. Kita akan menjadi kota menuju usia yang ke-5 abad,” ajak Wagub yang akrab disapa Bang Doel itu.
Melalui berbagai agenda berskala internasional tersebut, pihaknya berharap perayaan 500 tahun Jakarta tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga momentum memperkuat posisi Jakarta di kancah global.(red)






