Idi Rayeuk, Mercinews.com – Harga emas di Aceh Timur terus bertahan, tidak mengalami fluktuasi sejak 27 Juni hingga 8 Juli 2024.
Berdasarkan data terkini, harga emas murni di wilayah ini mencapai Rp 4.000.000 per mayam, sementara emas London dijual seharga Rp. 3.850.000 per mayam.
Adapun harga batangan lokal mengalami sedikit penurunan, dari Rp 1.221.000 per gram menjadi Rp 1.219.000 per gram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penjual emas di toko Tiara Mansur, situasi ini telah berlangsung selama hampir dua minggu.
“Kami memperkirakan harga tidak akan turun lebih lanjut dan bahkan mungkin mengalami kenaikan ke depannya,” ujar Mansur.
Meskipun demikian, prospek penjualan dan pembelian emas tetap menjanjikan, dengan banyak masyarakat yang masih menjual emas untuk keperluan ekonomi.
Tren harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berikut beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas:
Keputusan bank sentral terkait suku bunga dan kebijakan moneter dapat mempengaruhi harga emas.
Gejolak geopolitik ketegangan diplomatik antar negara, atau sanksi ekonomi juga berdampak pada harga emas.
Inflasi dan deflasi, tingkat inflasi dan deflasi memengaruhi daya beli dan permintaan terhadap emas.
Permintaan dan penawaran ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan emas memengaruhi harga.
Sentimen pasar, persepsi investor terhadap kondisi ekonomi dan ketidakstabilan global memainkan peran penting.
Nilai dolar AS Kebalikan nilai dolar AS seringkali berbanding terbalik dengan harga emas.
Peristiwa ekonomi global dan nasional juga memengaruhi harga emas.
(m/ci)
Sumber Berita : Serambi Indonesia






