Gunung Semeru Kembali Erupsi: Awan Panas 4 Km, Warga Tetap Tenang Meski Siaga Diperpanjang

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: id.wikipedia.org/wiki/Letusan_Gunung_Semeru_2021

FOTO: id.wikipedia.org/wiki/Letusan_Gunung_Semeru_2021

Mercinews.com – Gunung Semeru, gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi dengan meluncurkan awan panas guguran sejauh 4 kilometer dari puncak Mahameru pada Kamis sore (15/1/2026). Peristiwa ini terjadi ketika pusat pemantauan gunung api dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang tengah memperhatikan kondisi terkini status gunung yang tetap berada pada Level III atau status siaga.

Menurut laporan BPBD setempat, awan panas guguran (APG) terjadi sekitar pukul 17.08 WIB dengan jarak lintasan mencapai 4.000 meter dari kawah. Meskipun jarak tersebut masih berada di luar pemukiman dan tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan signifikan, otoritas setempat meminta masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi material vulkanik, terutama di wilayah lereng sekitar Gunung Semeru.

Baca Juga:  Isra Mi’raj Jadi Momentum Media Sudut Pandang Berbagi Jumat Berkah untuk Komunitas Ojol

Aktivitas Gunung Semeru belakangan ini menunjukkan pola erupsi dan kegempaan yang cukup intens. Sepanjang sepekan awal Januari 2026, gunung ini telah beberapa kali mengalami letusan dengan kolom abu dan awan panas yang terekam di seismograf. Beberapa rekaman aktivitas bahkan menunjukkan rentetan erupsi puluhan kali dalam hari tertentu, menandakan fluktuasi intensitas aktivitas vulkaniknya yang masih aktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru bersama PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) tetap memantau secara ketat perubahan status kegempaan, aliran material vulkanik, serta pola angin dan cuaca di sekitar kawah. Informasi terbaru dari observasi menunjukkan bahwa potensi terjadinya letusan susulan atau awan panas lanjutan masih ada, sehingga rekomendasi para ahli adalah agar masyarakat tidak beraktivitas di zona merah atau dekat kawasan rawan bencana.

Baca Juga:  Pemprov DKI Jakarta Tetapkan UMP Naik 6,17 Persen

Sebelumnya pada awal tahun 2026, Gunung Semeru sudah tercatat mengalami beberapa kali erupsi dengan kolom abu yang terpantau mencapai beberapa ratus hingga hampir seribu meter di atas puncak. Aktivitas ini menunjukkan bahwa rentetan fenomena vulkanik di Mahameru masih berlangsung serta berpotensi mempengaruhi kondisi sekitar, termasuk penyebaran abu vulkanik di daerah-daerah tertentu.

Meski demikian, pihak berwenang menekankan bahwa belum ada evakuasi massal terbaru karena semua aktivitas gunung masih berada dalam batas aman di luar pemukiman. Koordinasi antara BPBD, PVMBG, serta aparat desa terus dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan masyarakat, distribusi informasi cuaca, serta arahan keselamatan bagi warga dan para pendaki yang mungkin berada di sekitar area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sumbangkan Sapi Kurban 1 Ton untuk Masyarakat Simeulue Aceh

Bupati Lumajang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang. Menurutnya langkah-langkah mitigasi bencana telah diterapkan sejak awal peningkatan aktivitas gunung dan akan terus dikembangkan sesuai kondisi di lapangan. Dengan demikian, risiko bagi warga dan pengunjung dapat ditekan seminimal mungkin sambil menjalankan pemantauan secara intensif.

Dengan kembali meningkatnya aktivitas vulkanik ini, Gunung Semeru tetap menjadi fokus pengamatan ilmiah dan pemantauan oleh otoritas terkait, sambil masyarakat sekitar terus diingatkan untuk waspada terhadap perkembangan situasi.

Berita Terkait

Imigrasi dan Polresta Denpasar Bersinergi Awasi Aktivitas WNA
Ribuan Umat Antusias Hadiri HUT ke-14 YM Fab Zhu Kung di Singkawang
Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:56 WIB

Imigrasi dan Polresta Denpasar Bersinergi Awasi Aktivitas WNA

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Ribuan Umat Antusias Hadiri HUT ke-14 YM Fab Zhu Kung di Singkawang

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Berita Terbaru