EMT MER-C ke-7 Berhasil Masuk Gaza Utara Bersama dengan Ratusan Ribu Warga

Jumat, 31 Januari 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok Mer-c

Foto: dok Mer-c

Jakarta, Mercinews.com – Kamis pagi (30 Januari 2025), EMT (Emergency Medical Team) MER-C Indonesia ke-7 berhasil memasuki Gaza Utara, tim langsung menuju RS Indonesia untuk melakukan penilaian cepat.

Sejak Rabu pagi, 29 Januari 2025, tim MER-C bersama dengan konvoi WHO di Gaza Selatan bergerak menuju Gaza Utara. Lima orang tim MER-C Indonesia beserta empat staf lokal melalui 8 jam perjalanan darat melewati jalan sempit dan puing-puing sisa perang, yang dipenuhi oleh warga Gaza yang berbondong-bondong pulang ke Utara setelah penjagaan di koridor Netzarim dialihkan dari pasukan penjajah kepada tim militer Internasional. Keluarga-keluarga berjalan kaki, menggunakan keledai, dan mobil-mobil usang membawa barang yang masih bisa diselamatkan, kembali ke tanah tempat tinggal mereka.

Baca Juga:  Slovakia Unggul 1-0 atas Inggris pada Babak 1, Euro 2024

Rabu sore, tim berpisah dengan iring-iringan WHO, karena akan melanjutkan perjalanan ke Gaza Utara. Tim tiba di RS Public Aid, Gaza City, diterima langsung oleh Direktur RS Public Aid Eng. Mohammed Abu Yusuf. Setelah bermalam di tempat ini dan mengumpulkan informasi terkait situasi pelayanan kesehatan, perjalanan dilanjutkan pada Kamis pagi (30/1).

EMT MER-C ke-7 tediri dari empat relawan medis yaitu dua dokter spesalis penyakit dalam DR. dr. Hadiki Habib, Sp.PD, Sp.Em., dan dr. Ni Nyoman Indirawati Kusuma, Sp.PD., satu dokter spesialis bedah saraf dr. Eka Budhi Satyawardhana, Sp.BS., serta satu perawat Puren Prasetiyadi, Amd.Kep. Tim bertolak dari Jakarta ke Amman Yordania pada hari Kamis (23/1) dan berhasil masuk ke Jalur Gaza bersama konvoi WHO pada Selasa (28/1). Dengan masuknya EMT MER-C ke-7, jumlah relawan MER-C di Gaza saat ini sebanyak lima orang.

Baca Juga:  Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Tim ini rencananya akan bertugas selama satu setengah bulan di Jalur Gaza.(*)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB