Duka di Kampus Unud Denpasar: Saat Empati dan Kesehatan Mental Dipertanyakan

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

DENPASAR, MERCINEWS.COM – Dunia akademik kembali berduka. Seorang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana (Unud) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai empat gedung kampus di Jalan Sudirman, Denpasar, Rabu (15/10/2025) pagi.

Polresta Denpasar membenarkan bahwa korban berinisial TAS merupakan mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Unud Denpasar. Korban sempat dilarikan ke RSUP Prof IGNG Ngoerah, namun tidak tertolong.

Kepolisian menyebut, berdasarkan rekaman kamera pengawas, korban sempat terlihat datang dari arah lift dengan raut wajah gelisah. Tak lama berselang, pria asal Cimahi Jawa Barat itu ditemukan dalam kondisi kritis di depan lobi gedung.

“Korban sempat mendapatkan penanganan medis, tetapi dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius dan pendarahan internal,” ujar Humas RSUP Prof IGNG Ngoerah, I Dewa Ketut Kresna.

Pihak kampus menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Humas Unud Denpasar, Dewi Pascarani, mengatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan dekanat dan lembaga terkait untuk memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara hati-hati dan berempati.

“Fakultas sedang melakukan pendalaman. Kami berupaya mendampingi mahasiswa dan keluarga korban,” ujarnya.

Baca Juga:  Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Hitung Mundur Ramadhan 1447 H & Fadhilah Puasa Ramadhan yang Wajib Diketahui

Komentar Tidak Pantas

Di sisi lain, perhatian publik turut tertuju pada perilaku sebagian mahasiswa yang mengunggah komentar tidak pantas di media sosial setelah kejadian itu.

Sikap tersebut menimbulkan kecaman luas dari masyarakat dan civitas akademika.

Menanggapi hal itu, Wakil Dekan III FISIP Unud, I Made Anom Wiranata, menegaskan akan memberikan sanksi edukatif bagi mahasiswa yang terbukti melakukan perundungan.

“Sanksi ini berupa pengurangan nilai softskill selama satu semester dan kewajiban membuat surat serta video permintaan maaf. Ini bukan hukuman, tetapi pembelajaran agar mereka memahami makna empati,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Hari Nyepi, Ribuan warga Hindu di Bali ikuti Upacara Melasti

Kasus ini membuka perbincangan lebih luas tentang pentingnya dukungan kesehatan mental di lingkungan pendidikan tinggi. Beberapa rekan korban menyebut bahwa TAS dikenal sebagai mahasiswa cerdas namun tertutup, dan diduga mengalami tekanan akademik.

Pakar psikologi sosial menilai, tragedi ini harus menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memperkuat layanan konseling dan membangun budaya saling peduli di kampus.

“Empati adalah bagian dari pendidikan karakter. Mahasiswa bukan hanya belajar ilmu, tetapi juga kemanusiaan,” ujar seorang dosen FISIP yang enggan disebutkan namanya.(red)

Berita Terkait

Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk
BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis
Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’
Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama
Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan
Polda Metro Jaya Periksa Model AWS terkait Dugaan Korban Begal yang Viral di Media Sosial
Hendropriyono Tanggapi Amien Rais soal Teddy, Ingatkan Etika Berbahasa di Ruang Publik
Dua Begal Kurir Paket di Bandung Ditangkap, Pelaku Lainnya Masih Diburu Polisi

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:06 WIB

Viral Pemotor Dianiaya di Jagakarsa, Pelaku Pengendara Ninja Dibekuk

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:37 WIB

BEM PNJ Buka Suara soal Video Viral Dugaan Ciuman Sesama Jenis

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:39 WIB

Saat Jokowi Ikutan Finger Heart Dengar Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:36 WIB

Bahlil Respons Lagu Viral ‘My Little Bolu Ketan’, Ingin Ajak Penciptanya Makan Bersama

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:10 WIB

Persib Bandung Juara, Pedagang Bubur Ayam di Sukabumi Gratiskan Jualan

Berita Terbaru